Gagal Jantung, Bondan 'Maknyus' Winarno Tutup Usia

©net

Transbogor.co - Tokoh kuliner nusantara, Bondan Winarno meninggal dunia di usianya yang ke-67 tahun. Berdasarkan keterangan dari Rumah Sakit (RS) Harapan Kita, Jakarta Barat dan pihak keluarga, pria yang akrab disapa Pak Bondan Maknyus itu meninggal karena gagal jantung.

Hal itu pun tertera di Sertifikat Medis Penyebab Kematian milik Bondan yang ditunjukkan salah satu petugas rumah sakit kepada media.

Di awal dokumen itu, tertuliskan Nomor Urut Pencatatan Kematian 036 dan Nomor Rekam Medik 06-76-49. Kemudian nama lengkap Bondan Haryo Winarno, kelahiran Surabaya 29 April 1950.

Bondan meninggal hari ini, Kamis (29/11/2017). Tanggal kelahiran dan kematian bapak tiga anak itu tercatat sama.

Ditegaskan juga dalam surat tersebut bahwa gangguan medis yang diderita Bondan bukanlah penyakit menular. Adapun penyebab kematian yang didata ada Penyebab Langsung, Penyebab Antara, dan Penyebab.

Untuk Penyebab Langsung tertuliskan akibat Heart Failure, Penyebab Antara ada Multi Organ Failure, dan Penyebab Dasar adalah Infective Endocarditis.

Sementara untuk penerima dokumen itu tidak lain adalah anak kedua dari Bondan Winarno, Eliseo Raket.

Karir Bondan Winarno

Bondan Winarno yang lahir di Surabaya, Jawa Timur itu mengawali hobinya sebagai penulis lepas sejak usia 9–10 tahun. Dia mengirimkan tulisannya ke sejumlah media seperti Kompas, Sinar Harapan, Suara Pembaruan, Tempo, Mutiara, Asian Wall Street Journal, dan lain-lain.

Pada 1984-1987, ia menjadi redaktur kepala majalah SWA. Pada 1987-1994 ia beralih menjadi pengusaha dan menjabat sebagai Presiden Ocean Beauty International, sebuah perusahaan makanan laut yang berbasis di Seattle Washington, Amerika Serikat.

Antara 1998-1999 ia menjadi konsultan untuk Bank Dunia di Jakarta, dan setelah itu, hingga 2000 ia menjadi direktur eksekutif dari sebuah organisasi pelestarian lingkungan. Pada 2001-2003 ia menjadi pemimpin redaksi harian Suara Pembaruan.

Bondan Winarno juga memelopori dan menjadi ketua Jalansutra, suatu komunitas wisata boga yang sangat terkenal di Indonesia. Dia juga menjadi presenter dalam acara kuliner di Trans TV, yaitu Wisata Kuliner.

Dia terkenal dengan ungkapannya yaitu Pokoe Maknyuss!, ungkapan ini sering diparodikan dalam suatu kondisi yang nyaman, enak dan lainnya. Selain itu, Ia juga mendirikan Kopitiam Oey. (lip6)

.