Malam Pergantian Tahun, Polrestabes Bandung Larang Ada Striptis

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Polrestabes Bandung bakal mengantisipasi adanya tindakan asusila di tempat hiburan malam di Bandung saat menjelang pergantian tahun 2017 ke 2018.

Tak hanya itu, ribuan personelnya bakal diterjunkan untuk mengamankan serta mengatur lalu lintas jelang tahun baru.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mangatakan, antisipasi adanya tindakan asusila di muka umum ini telah dilakukan dengan menggelar razia di tempat hiburan malam di Kota Kembang.

"Ini untuk antisipasi adanya tindakan asusila di muka umum, seperti tarian striptis, itu tidak boleh. Tindakan mesum akan kita cegah di tempat hiburan," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, Rabu (27/12/2017).

Tak hanya itu, operasi razia itu pun dilakukan untuk mengantisipasi adanya peredaran narkoba. "Dan, ini atensi kita dalam menjaga pergantian malam tahun baru," paparnya.

Sedikitnya, 1.700 personel disiapkan Polrestabes Bandung, didukung Polda Jabar dan dibantu instansi terkait seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan kota Bandung guna mengamankan jalannya perayaan pergantian tahun baru 2017 ke 2018 nanti.

Untuk itu, pihaknya bakal menjamin keamanan perayaan tersebut di Kota Bandung.

"Saya menjamin keamanan masyarakat dalam perayaan pergantian tahun," jelasnya.

Nantinya, ribuan personel bakal disiagakan selain untuk mengatur lalu lintas, juga fokus pada pengamanan beberapa objek vital yang menjadi pusat aktivitas dan konsentrasi masyarakat saat merayakan pergantian malam tahun baru.

Adapun beberapa titik pusat konsentrasi masyarakat di Kota Bandung, yakni Gasibu di Jalan Diponegoro, Jalan Asia-Afrika atau Alun-alun Bandung, Jalan Ir H Djuanda (Dago), Jalan Merdeka dan Alun-alun Ujung Berung.

Tak hanya itu, pihaknya juga mewaspadai adanya aksi tindakan kejahatan terorisme dengan menyiagakan fungsi intelijen dan Reskrim di lapangan.

Sementara itu, terkait pengalihan arus saat tahun baru, Hendro mengatakan sifatnya kondisional. Namun, jika terjadi kepadatan, pihaknya bakal mengalihkan arus ke jalur yang lengang, guna menghindari penumpukan di satu titik.

Menurut Hendro, ada beberapa titik macet di Kota Bandung, seperti di Jalan Seokarno-Hatta, Mohammad Toha dan Sukajadi. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan 34 Pospam berikut anggota lantas yang siap membantu mengurai arus lalu lintas.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan mewaspadai aksi kejahatan pada saat perayaan tahun baru.
"Prediksi puncak perayaan akan dimulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Sesudah itu, kita akan imbau masyarakat agar beristirahat," imbau Hendro. (trb)

.