Pilbup Bogor, Parpol Bisa Ganti Calon yang Gagal Tes Kesehatan

©net

Transbogor.co - Ketua KPUD Kabupaten Bogor Haryanto Surbakti mengapresiasi upaya pihak-pihak terkait yang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para bakal calon Pilbup Bogor 2018. Setelah mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan, pihak KPUD selanjutnya akan melakukan rapat pembahasannya.

"Kami akan mengumumkan rekomendasi pemeriksaan kesehatan bersamaan dengan pengumuman hasil verifikasi kelengkapan administrasi (sebagai syarat pencalonan) para bakal  calon Pilbup Bogor 2018," kata Haryanto. Menurut dia, persyaratan yang belum lengkap masih bisa dilengkapi pada 18-20 Januari 2018.

Ia memastikan hasil pemeriksaan kesehatan tersebut akan sangat menentukan penetapan para bakal calon menjadi peserta Pilbup Bogor kali ini. "Bagi bakal calon yang tidak lolos pemeriksaan kesehatan, sebelum penetapan pencalonan bisa diganti (oleh koalisi partai pengusungnya)," kata Haryanto menegaskan.

Apabila dilakukan penggantian figur yang diusung koalisi partainya, Haryanto mengaku akan kembali melakukan proses pemeriksaan kesehatan terhadap yang bersangkutan. Perbaikan tersebut menurutnya juga berlaku selama tiga hari setelah pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan.

Persyaratan lain yang harus masuk pada 20 Januari 2018 adalah perbaikan jumlah dukungan terhadap bakal calon peserta dari jalur perseorangan Pilbup Bogor 2018. "Jadi 18-20 Januari 2018 bakal peserta menyerahkan syarat dukungan ke KPUD kemudian diverifikasi hingga 26 Januari 2018," kata Haryanto menjelaskan. 

Sementara verifikasi persyaratan administrasi diakui baru bisa dilakukan awal pekan ini. Haryanto beralasan proses verifikasi persyaratan dokumen 10 bakal peserta di daerahnya terkendala kesibukan para komisioner KPUD setempat. (pr)

.