Bagaimana Hasil Tes Kesehatan Paslon Walikota Bogor? Ini Ulasannya

©net
ilustrasi

Transbogor.co - Proses pemeriksaan tes kesehatan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor periode 2018-2023 selesai sudah. Hari ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bogor akan mengumumkan hasil tes yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Keempat paslon dikabarkan bakal lolos ke tahap selanjutnya sampai waktu penetapan calon.

Ketua IDI Cabang Kota Bogor, Zainal Arifin menyatakan kalau dari hasil pemeriksaan selama dua hari, keempat calon tidak memiliki catata yang disertakan dalam tes kesehatan. Namun, ia enggan menyebut soal lolos tidaknya keempat paslon

“Yang jelas tidak ada catatan. Tunggu besok aja, biar KPU yang menyampaikan besok (hari ini),” kata Zainal.

Zainal menjelaskan, untuk hasil tes kesehatan calon sendiri sebenarnya sudah diserahkan sejak Sabtu (13/1). Hanya, kemungkinan secara seremonial baru diterima KPU pada Senin (15/1). “Sudah kita serahkan. Begitu selesai tes langsung kita serahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kota Bogor, Bambang Wahyu membenarkan jika hasil pemeriksaan kesehatan keempat paslon sudah diterima pihaknya. 
 
“Sudah. Cuma kita umumkan besok (hari ini) jam 14:00 WIB. Sekalian rapat pleno, karena ketua masih di Bandung,” singkat Bambang.

Sebelumnya, KPU Kota Bogor memastikan pemeriksaan kesehatan ini menjadi salah satu syarat wajib yang menentukan lolos tidaknya para calon maju di pilwalkot Bogor 2018. Sebab jika hasil pemeriksaan kesehatan dinyatakan tidak memenuhi syarat, paslon akan dicoret atau diganti dengan kandidat lain.

“Bakal calon yang tidak penuhi syarat dapat diganti sesuai keputusan partai koalisi. Berlaku untuk semua paslon, baik itu dari parpol atau independen. Diberi batas waktu sampai 12 Februai, pada saat penetapan paslon,” kata Komisioner Divisi SDM dan Parmas KPU Kota Bogor, Bambang Wahyu. (bdl)

.