Bangun Terlalu Pagi, Hati-hati Berdampak Buruk

©

Transbogor.co - Banyak orang mengira bangun pagi-pagi sekali baik bagi kesehatan. Klaim mereka, udara pagi yang segar dapat membuat tubuh lebih bersemangat. Namun penelitian terbaru justru menunjukkan sebaliknya.

Ilmuwan dari King's College London mendapati bahwa orang-orang yang mendapatkan lebih banyak waktu tidur, cenderung tidak makan makanan berkarbohidrat atau bergula tinggi. Kurang tidur, baik tidur terlalu larut ataupun bangun terlalu awal, dapat mengubah hormon dalam tubuh yang mengatur nafsu makan.

Ini akan membuat Anda menginginkan makanan dan makanan ringan yang tidak sehat lebih banyak. Malahan, orang-orang yang mendapatkan lebih banyak waktu tidur hanya akan mengonsumsi rata-rata kurang dari 10 gram gula per hari.

"Faktanya, memperpanjang waktu tidur menyebabkan pengurangan asupan gula. Perubahan gaya hidup benar-benar bisa membantu orang untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat," ujar Dr. Wendy Hall dari King's College London Departement of Nutritional Sciences seperti melansir dari Shared.

Namun, para peneliti menekankan bahwa tidak berarti bahwa berbaring di tempat tidur seharian dapat membuat Anda lebih sehat. Anda tetap harus aktif bergerak, baik melakukan pekerjaan atau berolahraga. (lp6)

.