Harusnya, Satu ASN di Bogor Melayani 288 Warga

©net
ilustrasi


Transbogor.co - Kebutuhan pegawai di Pemkab Bogor kian memprihatinkan. Hingga awal 2018, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN)/PNS tercatat 17.197 orang. Jumlah sebanyak itu, hanyalah 0,34% dari 5,4 juta penduduk Bumi Tegar Beriman.

Kepala Bidang Formasi Pegawai Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Bogor Rusliandy mengungkapkan, beban yang harus ditanggung seorang ASN di Kabupaten Bogor adalah melayani 288 warga.

"Rasio pegawai Kabupaten Bogor dibandingkan dengan jumlah penduduk itu 0,34% atau 1:288 orang. Sangat belum ideal," kata Rusliandy seperti dilansir di inilah.

Perbandingan itu jauh di bawah rasio rata-rata nasional yang mencapai 1,9% atau 1:52 orang. Menurut Rusliandy, kebutuhan paling dominan ada di sektor pendidikan dan kesehatan.

Sayangnya, dia enggan merinci berapa kebutuhan pegawai untu dua sektor itu dan berapa yang telah diajukan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

"Untuk usulan ke pusat, meliputi (bidang) pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," kata Rusliandy tanpa merinci berapa banyak yg diusulkan.

Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pegawai Pemkab Bogor berkurang 2.863 orang. Catatan INILAH, pada 30 November 2015 lalu, ASN Pemkab Bogor tercatat 20.060 orang. Saat itu pun, kebutuhan pegawai mencapai 21.366 orang.

Kepala BKPP Dadang Irfan mengungkapkan, setiap tahun pihaknya selalu mengajukan kebutuhan ASN ke Kemen PAN-RB. Namun, yang disetujui pemerintah, tidak pernah sesuai dengan yang diajukan.

"Kita tidak mungkin juga mengajukan keseluruhan. Paling di sektor-sekto yang paling banyak kebutuhannya saja," ungkap Dadang.

Saat itu, sektor pendidikan dan kesehatan menjadi yang paling banyak kekurangan. Untuk jabatan guru, dari kebutuhan 23.069, Pemkab Bogor baru memiliki tenaga guru 11.092 orang.

Sementara dokter, masih kurang 233 orang dari kebutuhan 597. Kemudian perawat baru terpenuhi 754 orang dari kebutuhan 1.617 orang dan bidan baru terisi 565 orang dari kebutuhan 946 orang.

.