Siswa ABK Unjuk Kemampuan

  foto:Dok

Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus Layanan Khusus Direktorat Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen PKLK Dikdas Kemendikbud) menggelar gebyar PKLK dan Lomba Keberbakatan 2014.
 
Sebanyak 231 ABK unjuk kemampuan di perhelatan tahunan Ditjen PKLK Dikdas Kemendikbud ini.

Mereka terdiri dari 132 ABK sebagai peserta Gebyar Pameran PKLK Dikdas, dan 99 ABK yang tergolong Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (CIBI) sebagai peserta Lomba Keberbakatan.

CIBI merupakan para ABK yang memiliki kecerdasan maupun bakat tertentu yang berada di atas rata-rata ABK pada umumnya.

Mereka ditempatkan pada kelas percepatan untuk ABK.
 
Tahun ini, Tema Gebyar Pendidikan adalah Spirit Multi Talenta dan Lomba Keberbakatan PKLK Dikdas.

Perhelatan ini dilaksanakan selama seminggu, yaitu dari tanggal 11 sampai dengan 15 November 2014, di Kagungdalem Pagelaran dan Sitihinggil Keraton Surakarta, Jawa Tengah.

Tujuannya adalah membina kebutuhan anak berkebutuhan khusus dan Cerdas Istimewa Bakat Istimewa (ABK dan CIBI).
 
Direktur Pembinaan PKLK Dikdas Kemdikbud Sri Renani Pudjiastuti mengungkapkan terdapat beragam kegiatan yang diselenggarakan pada perhelatan tahunan ini.

"Kami membagi ke dalam kategori-kategori pada kedua jenis kegiatan, seperti kategori manajemen produk unggulan sekolah, unjuk karya pembuatan produk unggulan, dan kreasi tampilan stand Bhineka Tunggal Ika untuk setiap provinsi. Ketiga kategori ada di dalam Gebyar Pameran Produk Unggulan Sekolah," ujarnya saat memberikan pidato sambutan pada pembukaan Gebyar PKLK, dan Lomba Keberbakatan, di Keraton Surakarta, Selasa (11/11).

Sedangkan, untuk Lomba Keberbakatan atau Pentas Siswa Berbakat, kata dia, ada tiga kategori lomba yang akan dilaksanakan.

Di antaranya, kategori lomba musik untuk siswa Sekolah Dasar (SD) atau Sekolah Menengah Pertama (SMP) CIBI sebanyak satu orang, sebanyak satu orang untuk kategori tari siswa SD, SMP CIBI dan sebanyak satu orang untuk kategori multi media untuk siswa CIBI tingkat SMP, musik untuk siswa CIBI tingkat SD dan SMP, tari untuk siswa CIBI tingkat SD dan SMP.
 
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikmen Kemendikbud) Hamid Muhammad menggarisbawahi esensi penyelenggaraan kedua perhelatan.

Menurut Hamid, gebyar dan lomba keberbakatan ini merupakan puncak keberhasilan atas prestasi ABK.

"Di sinilah anak didik kita akan berlomba untuk menunjukkan prestasi dengan berkarya. Lomba dan gebyar adalah instrumen penilaian terhadap perkembangan prestasi para ABK," katanya.(Antara)

.