Demiz : Masyarakat Jangan Sembarangan, Pemerintah Jangan Permudah IMB

©

Transbogor.co - Dalam kunjungannya ke lokasi longsor di Kabupaten Bogor, Demiz menegaskan perlunya penegakan aturan untuk tidak membangun apalagi mendirikan sebuah pemukiman di kawasan rawan bencana.

"Masyarakat jangan sembarangan bangun rumah, di daerah rawan seperti di Bogor ini, pemerintah terkait juga jangan mempermudah IMB -nya," ucap Demiz.

Demiz menyebut, aturan pun perlu diberlakukan tanpa pandang bulu. Karena bangunan yang dibangun di kawasan seperti itu, juga mengurangi daya konservasi sebuah kawasan yang harusnya mampu menjadi daerah resapan air.

"Bagi yang punya bangunan mewah tapi tak mengantongi IMB yang Sah, kalau bisa dibongkar sendiri. Dibongkar saja, kalau akhirnya jadi penyebab banjir, longsor, apalagi bangunan liar yang tak punya IMB, itu dosa besar," kata Demiz.

Selain itu, tak lupa Demiz memohon pengertian para pengguna jalan, bahwa dalam 10 harian kedepan, jalur puncak ditutup. Selain pembersihan material longsor dan perbaikan-perbaikan di lokasi longsor, hal ini juga untuk keselamatan para pengguna jalan. 

Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, Basarnas, dan relawan masih membersihkan material longsor di Kawasan Puncak Bogor yang menutupi badan jalan.

"Kita mohon pengertian pengguna jalan, biasanya weekend banyak yang wisata ke puncak, tapi 10 hari kedepan mohon jangan lewat kesini, sampai semuanya bersih," ucapnya. (Pr)

.