Sadis! Kepsek Dianiaya Ortu Murid

©

Transbogor.co - Astri Tampi (57), Kepala Sekolah SMPN 4 Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara luka akibat dianiaya orang tua siswa. Orang tua siswa inisial DP alias Seke itu diduga tidak terima anaknya dipanggil.

Penganiayaan itu terjadi di komleks SMPN 4, Desa Labuan Uki, Kecamatan Lolak, Bolaang Mongondow, Sulut, Selasa (13/2) pukul 09.30 WIB. Awalnya, murid tersebut dipanggil tekait unggahan di akun Facebooknya soal ada siswa bawa alat tes kehamilan.

"Jadi pada saat dia (siswa) dipanggil, mungkin dia langsung info ke orang tuanya. nah orang tuanya saat dikasih arahan si murid, tiba-tiba orang tuanya menemui si kepala sekolah langsung main dobrak meja, pukul," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim Tampi, Rabu (14/3/2018) sebagaimana dirilis detikcom.

Ibrahim mengatakan, tersangka emosi karena bukan cuma anaknya yang membuat unggahan di Facebook. Tersangka yang dalam keadaan emosi langsung menendang meja kaca yang ada dihadapannya sehingga mengenai korban.

"Kemudian mengangkat meja kaca tersebut dan menghantamkannya ke kepala korban yang menyebabkan korban mengalami luka pada tangan kanan, luka pada hidung dan bengkak pada kepala," ujarnya.

Polisi pun lalu mendatangi lokasi. Orang tua murid itu sudah resmi ditahan polisi.

"Kemarin sudah dicek TKP-nya, kemudian sudah dilakukan pemeriksaan. Kemudian yang bersangkutan juga tersangkanya sudah ditahan," tuturnya.

.