Mentoring, Disdik Kota Bogor Kenalkan Akhlak Bagi Pelajar

©

Transbogor.co - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menggelar acara Mentoring Penanganan Penyimpangan Perilaku Siswa di Ballroom Hotel Pesona Anggraeni, Jalan Raya Cipayung Bogor pada Selasa (20/2) pagi.

Kegiatan mentoring tersebut menyuguhkan bengkel ahlak bagi pelajar untuk menindaklanjuti perilaku pelajar Kota Bogor yang akhir-akhir ini sudah diluar batas kewajaran.

Acara mentoring yang berlangsung selama tiga hari, dimulai Senin (19/2) hingga Rabu (21/2) dan diikuti 71 pelajar SMP Kota Bogor baik sekolah negeri maupun swasta. Dalam acara juga ada sesi bimbingan mental dengan menghadirkan narasumber dari Kepolisian, personil TNI, dan motivator Emotional Spirit Quotation (ESQ) serta outbound dipenghujung acara.

Kepala Disdik Kota Bogor Fahrudin mengatakan, brangkat dari rasa keprihatinan terhadap perilaku pelajar pihaknya menggelar acara mentoring ini. Menurutnya, perilaku para siswa akhir-akhir ini sudah di luar batas kewajaran.

"Bila tidak diberi bimbingan, baik dari orang tua atau keluarga maupun pihak sekolah, tidak menutup kemungkinan para siswa akan tumbuh jauh dari nilai-nilai kebaikan," ungkapnya.

Fahrudin melanjutkan, belum lagi sajian tayangan televisi maupun internet melalui media sosial atau portal video yang sudah tanpa batas, semakin menambah kekhawatiran jika tidak ada pendampingan, khususnya dari orang tua maupun keluarga. Melalui program “bengkel” akhlak dan mental kelak diharapkan para siswa, usai mengikuti pembinaan tersebut dapat mengubah perilakunya menjadi lebih baik.

"Program bengkel akhlak dikemas dalam bentuk bimbingan mental dengan menghadirkan narasumber dari Kepolisian, personil TNI, dan motivator Emotional Spirit Quotation (ESQ) serta outbound dipenghujung acara," tuturnya.

Fahrudi menegaskan, dengan program dan materi pembelajaran ini diharapkan para siswa mampu memperbaiki akhlak dan mental untuk selanjutnya mampu menularkan perilaku positif tersebut kepada siswa lainnya di lingkungan sekolahnya masing-masing.

"Kepada seluruh peserta, bahwa semua yang turut hadir dalam mengikuti program ini tak lain adalah bentuk perhatian Disdik Kota Bogor dalam membantu dan menghantarkan para peserta menemukan jati dirinya masing-masing," bebernya.

Ia juga mengharapkan, para siswa mampu menggali kembali potensi yang selama ini terpendam dan tidak mereka sadari karena kurangnya perhatian dan pembinaan yang lebih, baik dari orang tua, lingkungan keluarga atau di rumah.

"Saya harap program ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pembinaan para siswa di Kota Bogor sehingga tidak akan lagi kita temui para pelajar terlibat tawuran ataupun penyimpangan perilaku lainnya. Sehingga terbentuk pelajar yang berakhlak mulia, berkarakter dan berbudi pekerti luhur," pungkas Fahmi. (inl)

 

 

.