Diduga Pungli, Pejabat BUMD Bogor Dicokok

©

Transbogor.co - Tersangka SS, pejabat PD Pasar Pakuan Jaya (PPJ) ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor karena diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Widiyanto, Kasie Intel Kejari Kota Bogor membenarkan, jika pihaknya telah mengamankan SS yang menjabat Kepala Unit Pasar Merdeka.

“SS merupakan pegawai BUMD Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor yang menjabat Kepala Unit Pasar Merdeka Kota Bogor sejak tahun 2013-2014 . Ia diduga melakukan pungli kepada kios-kios pedagang Pasar Merdeka Kota Bogor. Kami sudah menahan SS,” kata Widiyanto kepada wartawan.

Dalam pemeriksaan, SS akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Bukti permulaan, petugas mendapatkan tersangka melakukan kutipan terhadap pemilik kios sebesar Rp 700 ribu, padahal sesuai aturan Rp 200 ribu.

“Ada ratusan kios yang ditarik uang oleh tersangka dengan jumlah diatas aturan yang disepakati,”katanya.

Karena kasusnya masih berkembang, Widiyanto mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus pungli di BUMD Kota Bogor ini.

“Dari hasil penyidikan ini, tim penyidik mensinyalir adanya aliran-aliran dana dari orang-orang suruhan, dengan dugaan jumlah dana mencapai ratusan juta rupiah. Ini akan terus kita dalami, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” ujarnya.

Tersangka SS, lalu dibawa ke Lembaga Pemasyaratan (LP) Kelas II A Paledang sekira pukul 11.45 WIB. “Tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan,”paparnya.

Tersangka dijerat pasal 12 huruf e dan Pasal 5 serta Pasal 11 UU 20/2001 tentang Perubahan UU 31/1991 tentang Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. (pskt)

.