Bima Arya Ingin Bangun Sempur Jadi Kawasan Kuliner

©

Transbogor.co - Calon Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menghadiri perayaan HUT Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan Sempur (GMPLS) ke-3 di kawasan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Saya ucapkan selamat ulang tahun yang ketiga untuk GMPLS. Tiga ini angka cantik, angka ganjil, Insya Allah di tahun ketiga ini GMPLS kegiatannya semakin positif dan produktif. Saya percaya GMPLS bisa menjadi kebanggaan di Kota Bogor ini, yakni kawasan Sempur yang tertata, bersih dan nyaman bagi semua warga," kata Bima Arya.


"Setiap saya ajak tamu dari luar Bogor ke Sempur, mereka pasti kaget karena semua lengkap jadi satu hanya di Sempur, ada lapangannya, ada tamannya, ada skate park, ada rock climbing, ada lapangan basket, dan yang pasti ada kulinernya," jelas Bima.

Pria kelahiran Bogor, 17 Desember 1972 itu menambahkan, penataan kawasan Sempur menjadi contoh kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, pengusaha dengan warga.

"Sesuai tema HUT GMPLS hari ini, yakni bersinergi secara positif, menguntungkan seluruh warga dalam membangun kawasan Sempur ini," tambahnya.

Bima Arya ingat betul saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor, penataan kawasan Sempur dimulai dari pembangunan skate park, lalu lapangan utama hingga penataan pedagang kaki lima (PKL).


"Insya Allah ke depannya tidak berhenti di sini, tahap berikutnya kita akan bangun, akan perbaiki fasilitas kuliner kebanggaan Bogor di Sempur ini. Jangan khawatir, saya sering mendapatkan curhat juga dari pedagang nanti kalau ini direnovasi kita akan ke mana? Saya katakan jangan khawatir, pedagang yang sudah lama pasti diprioritaskan untuk mendapatkan tempat di sentra kuliner nanti," ungkap Bima.

Terakhir, Bima Arya menitipkan kawasan Sempur kepada GMPLS agar dijaga kebersihannya agar semua warga dan tamu dari luar Bogor bisa menikmati fasilitas public ini dengan nyaman.

"Ada ratusan warga yang hidup di sini, mudah-mudahan titik ini menjadi pusat keberkahan bagi semuanya. PR-nya hanya satu, yang paling sulit itu bukan membangun, tapi setelah membangun yaitu merawatnya. Jadi mudah-mudahan di tempat yang terus berkembang ini sama-sama kita rawat. Parkirnya kita tata, sampahnya kita atur, semuanya kita atur sehingga menjadi nyaman untuk semua," tandasnya.

Sementara itu, Pembina GMPLS Muhammad Nuryadi alias Om Black, mengungkapkan terimakasihnya atas perhatian Bima Arya Sugiarto karena memberikan wadah bagi warga sekitar Sempur untuk bisa berkontribusi bagi perkembangan Kota Bogor.

"Kami selalu mendukung kebijakan-kebijakan Bima Arya selama itu bermanfaat untuk warga. Kita lihat saja ke depannya, diharapkan lebih maksimal. Sejauh ini Alhamdulillah penataan tertata," ujar Black.

"Yang pedagang dibagia dua, ada yang jualannya siang dan malam. Kalau yang juru parkir dibagi menjadi tiga shift, pagi, siang dan sore. Semoga di hari jadi ke-3 ini kami semakin solid dan kompak untuk kebaikan kita semua," pungkasnya. (okz)

.