Terlibat Kasus Perampasan Taksol, Pasutri Dibekuk Polisi

©

Transbogor.co - Polisi meringkus pasangan suami Istri (Pasutri) di Bogor atas dugaan terlibat kasus perampasan mobil taksi online di Bogor.

Hal tersebut terungkap setelah dilakukannya penangkapan empat dari tujuh pelaku pembunuhan sopir taksi online di daerah Cipinang Gading, Kota Bogor.

Empat pelaku yang masing-masing berinisial MA (40), AN (30), KM (40), LN (27) ditangkap pasca tertangkapnya satu pelaku, AN (20) di kawasan Subang, Jawa Barat.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, Selasa (6/3/2018) kemarin, pihaknya mengamankan enam orang di Cipinang Gading, Kota Bogor.

Dua diantaranya yang turut diamankan adalah wanita.

"Yang dua wanita itu dalam kasus pembunuhan di Bogor hanya sebagai saksi, wanita yang sedang mengandung merupakan istri dari salah satu pelaku yang kita amankan," ujarnya.

Dijelaskannya bahwa, dua wanita tersebut masih satu komplotan dengan para pelaku pembunuhan sopir taksi online di Pamijahan, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

"Iya masih satu kelompok, tapi tidak terlibat dalam kasus pembunuhan sopir taksi online di Bogor, makanya hanya dijadikan saksi," katanya.

Namun, kata dia, dua wanita tersebut diduga pernah ikut terlibat dalam kasus perampasan mobil di kawasan Sukabumi sebelum kasus pembunuhan sopir taksi online di Bogor terjadi.


"Jadi sebelumnya mereka itu berdasarkan informasi pernah terlibat kasus perampasan mobil di Sukabumi, hanya saja korbannya selamat, untuk kejadiannya detailnya saya kurang begitu tahu," paparnya.

Sementara itu, untuk kasus pembunuhan sekaligus perampasan mobil sopir taksi online di Bogor sendiri, hingga saat ini pihak kepolisian sudah mengamankan lima dari tujuh pelaku.

Empat diantaranya ditangkap di daerah Cipinang Gading, Kota Bogor, sedangkan satu lainnya di kawasan Subang, Jawa Barat. (trb)

.