Polisi Masih Buru Pemalsu Data Nasabah Allianz

©

Transbogor.co -  Pemalsu data nasabah PT Allianz Life Indonesia yang kini diburu anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya, diduga dikendalikan seorang pengacara. Tersangka AL teridentifikasi sebagai pengacara hingga kini menghilang bersama empat rekannya, DI, AA, MW, dan BW.

“Masih dikejar, mereka ini satu kelompok diduga dikendalikan AL (oknum pengacara) dan empat rekannya bertugas seolah-olah nasabah dengan mengklaim asuransi dengan melakukan pemalsuan identitas,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (21/3).

Sementara itu, Kuasa Hukum PT Allianz Life Indonesia, Eko Sapta Putra mengatakan, salah satu tersangka preminya dibayar oleh AL. Termasuk adanya tersangka bekerja di salah satu perusahaan AL. Pihaknya sendiri tidak melaporkan AL, melainkan hanya melaporkan 4 nasabah.

“Yang melaporkan AL penyidik sendiri karena dari hasil penyidikan mencurigai kasus penipuan asuransi itu bermuara ke AL. Untuk empat tersangka itu sudah lama masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi. Kami menduga mereka komplotan karena modusnya teratur. AL kuasa hukum salah satu tersangka dan KTP tersangka ini fotonya,” tukas Eko.

Pihaknya menduga komplotan penipu ini beraksi tidak hanya di Allianz saja, tapi juga di perusahaan sejenis lainnya. Oleh karena itu, pihaknya menyarankan agar perusahaan lainnya untuk melakukan hal yang sama dengan Allianz. “Kami sudah maju lebih dulu. Ini untuk kepentingan nasabah yang benar-benar nasabah. Kita harus melindungi,” pungkasnya.

Karena itu pihaknya berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap para tersangka yang sudah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) sejak tanggal 13 Maret 3018. Kemudian memproses kasus ini hingga tuntas.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja kepolisian sampai saat ini, dan berharap para tersangka ditangkap dan diproses,” ucapnya. (pskt)

.