Siswa SMK Perbanyak Praktek Dibanding Teori

  foto:Dok Antara

Disamping fasilitas pendukung pendidikan untuk siswa SMK masih  sangat terbatas, waktu praktik yang sedikit juga merupakan faktor yang menghambat siswa SMK mendalami kompetensi yang akan menjadi bekal mereka bekerja.
“Sebagai sekolah yang mengarahkan siswanya ke bidang-bidang tertentu SMK sebaiknya mengurangi pengajaran yang bersifat teori dan memperbanyak praktik,” Ucap Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Larso Marbun.

Masalah lain yang tidak kalah penting dalam pendidikan SMK, menurutnya, adalah ketidaksesuaian antara tenaga pengajar dengan bidang kejuruan sekolah. "Kompetensi pengajar pada ilmu yang disampaikannya kepada para siswa juga berpengaruh pada proses pembentukan lulusan sebuah sekolah," katanya.

Semua itu, ia menjelaskan, perlu dilakukan untuk meningkatkan kompetensi lulusan SMK supaya tidak banyak lulusannya yang gagal bersaing di pasar kerja karena kompetensinya tidak sesuai dengan standar pasar kerja. (Antara)

 

.