Lama Tak Dengar Kabar, Apa Kabar Band Indie Bogor yang Dulu Merajai Gigs?

©

Transbogor.co - Geliat Band Indie asal Bogor yang sempat eksis beberapa tahun silam saat ini mulai tak lagi begitu terdengar.

Keeksisan band-band indie bogor terutama band yang beraliran Pop Punk pun bahkan terkesan mulai pudar.

Hal tersebut pun diakui oleh para personel band Topi Jerami.

Menurut, Vokalis Topi Jerami, Yagi Wiraya, mayoritas band yang eksis mulai tahun 2006 kini memang sudah jarang terdengar.

Bukan berarti band-band tersebut telah bubar, namun minimnya penyelenggaraan suatu event musik di Kota atau pun Kabupaten Bogor menjadi salah satu alasannya.

"Sebetulnya band-band yang sebelumnya eksis pada zamannya itu masih ada, misalnya kami Topi Jerami, mengisi acara dari panggung ke panggung masih kita lakukan hanya tak serutin dulu," ujarnya.

Untuk itu, Topi Jerami dan sejumlah band indie beraliran Pop Punk lainnya pun berencana untuk membangkitkan semangat para musisi Bogor agar kembali berkarya dan tetap eksis di mata masyarakat.

"Kita ada project buat album bersama bertajuk Rock in Rain, jadi nanti di dalamnya terdapat beberapa band indie Bogor yang saling mengcover lagu," jelasnya.

Sedikitnya ada 10 band yang terlibat dalam project Rock in Rain, antara lain, Topi Jerami, Hidden Message, Roverskin, Lepas Landas, My First Wet Dream, Mary Ann, Power Puff Boyz, Outstep, Superiots, dan The Lukitania.

"Kita saling cover lagu, misal Topi Jerami bawakan lagunya Lepas Landas, jadi istilahnya sebagai langkah awal untuk membangkitkan gairah para komunitas Band Indie Bogor," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa album kompilasi Rock In Raim sendiri akan dirilis pada 1 Mei 2018 besok di Kota Bogor.

"Ya 1 Mei nanti kita akan berkumpul untuk rilis project album kompilasi ini, sekaligus penjualan cd juga," pungkasnya. (trb)

.