Rencanakan Aksi di Bulan Puasa, 3 Terduga Terroris Dibekuk

©

Transbogor.co - Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, 3 terduga teroris yang diamankan oleh Densus 88 anti teror, kemarin di Bogor, berencana akan lakukan serangan di bulan puasa.

"Itu berencana lakukan serangan di bulan puasa, namun kita sudah bergerak lebih awal," kata Agung, saat di temui di kawasan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Minggu (6/5/2018).

Saat disinggung soal kaitan dengan kelompok teroris lainnya, Agung mengatakan, 3 terduga teroris yang diamankan, ada kaitannya dengan terduga teroris yang diamankan di Bandung, beberapa waktu lalu.

"Ya ada kaitannya," tegasnya.

Seperti diketahui, Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menggrebek 3 lokasi berbeda yang diduga menjadi tempat persembunyian terduga teroris di wilayah Ciawi dan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dari informasi yang dihimpun, lokasi penggerebekan pertama dilakukan di sebuah ruko Jalan Raya Puncak, Desa Pandansari, Ciawi, Kabupaten Bogor, sekira pukul 19.00 WIB pada Jumat 4 Mei 2018 kemarin.

Dari lokasi itu, petugas diketahui mengamankan tiga pria yang diduga terlibat jaringan teroris. "Saya lihat pas di luar, ada tiga orang yang dibawa," kata seorang warga, Yohana di sekitar lokasi.

Kemudian, Tim Densus 88 kembali bergerak dan menggrebek sebuah rumah kontrkan yang berada di Kampung Neglasari, Desa Sukamahi, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di lokasi kedua ini, Tim Densus 88 melakukan pemeriksaan terhadap seorang wanita bercadar. Selain itu, petugas juga diketahui membawa beberapa barang seperti handphone, buku-buku dan lainnya.

"Tidak dibawa, cuma diperiksa aja sama ada barang yang dibawa dari dalam," kata pemilik kontrakan, Budi.

Budi menuturkan, wanita tersebut sudah tinggal bersama anaknya sekitar 3 bulan. Keseharianya, wanita itu dikenal tertutup dan kurang bersosialisasi dengan warga di sekitar rumah kontrakan.

"Saya enggak pernah ngobrol, kata tetangga sini juga dia tertutup enggak sosialisasi," ungkap Budi.

Selanjutnya, Tim Densus 88 juga menggrebek rumah kontrakan di Kampung Jero Rante, Desa Bendungan, Ciawi, Kabupaten Bogor. Namun, tidak diketahui ada atau tidak orang maupun barang yang diamankan dari lokasi ini. (OKZ)

.