Pengancam Sultan dan Pengrusak Pospol Dibekuk di Bogor

©

Transbogor.co - Dua pelaku pengerusakan pos polisi dan ancaman terhadap sultan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada malam tadi berhasil ditangkap.

Dua pria berinisial DN dan AH itu ditangkap di Jalan Pengadilan, Kota Bogor oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dibantu kepolisian dari Polresta Bogor Kota.

Dalam penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tas, sepatu, dan buku.


Dari informasi yang dihimpun oleh TribunnewsBogor.com polisi juga menyita tiga buah emblem berlogo pria menggunakan topi caping dan emblem bertuliskan 'sudah sejahtera'.

Selan itu juga ada sebuah kartu commuterline yang ditemukan di lokasi persembunyian tersebut.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Didik Purwanto mengatakan bahwa pihaknya hanya membantu petugas Polda DIY.

"kami dari satreskrim Polresta Bogor Kota membantu backup kegiatan rekan kita dari polda DIY, Ada rekan kita memerlukan backup terkait kasus pengerusakan pos polisi pada 1 Mei, terduga pelaku diperkirakan lari ke Bogor Kota sehingga tadi malam kami dapatkan pelaku akhrinya ditangkap disekitar Jaalan Pengadilan, Iya ada barang bukti yang ditemukan, tas sepatu dan buku," katanya.

Meski demikian terkait peran masing masing pelaku tersebut pihaknya belum mengetahui lebih jauh.

"Dan mereka sebagai masyarakat di luar bogor yang diudga pelaku itu, Kita belum tau perannya karena kita hanya backup, Karena pas ditangkap langsung di boyong ke DIY,  kalau peran kita tidak ketahui yang lebih tau rekan di DIY," katanya. (trb)

.