Diduga Terkait Bom Surabaya, Pasutri Dibekuk Densus 88

©
ilustrasi

Transbogor.co - Anggota Tim Densus 88 Antiteror Polri mengamankan pasangan suami istri yang diduga terkait terorisme di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (15/5) malam.

Berdasarkan informasi, Tim Densus 88 mengamankan Fauzan alias Ujang dan Emi Lestari alias Mia (36).

Pasangan suami istri itu dibawa dari rumah orang tuanya, di Jalan Abdul Wahab Siamin, Dukuh Pakis, Surabaya. Selain mereka berdua, Tim Densus 88 turut membawa anaknya.

Salah satu saksi mata, Marno (17) mengatakan penangkapan terjadi sekitar pukul 20:00 WIB. Marno menyebut tak ada perlawanan saat Tim Densus 88 menangkap mereka.

"Dibawa abis salat Isya, tanpa perlawanan," kata dia di lokasi kejadian.

Marno menyatakan saat dibawa Tim Densus 88 terlihat seorang perempuan yang mengenakan cadar dan tiga anak kecil. Menurutnya, penangkapan berlangsung cepat.

Aparat keamanan telah memasang 'police line' di depan rumah orang tua Fauzan dan Mia. Masyarakat diminta untuk menjauh dari lokasi kejadian.

Meskipun demikian, masyarakat masih memenuhi ruas Jalan Abdul Wahab Siamin sembari melihat ke arah rumah bercat warna cokelat itu. Di tombok rumah tersebut terdapat tulisan 'rumah ini dijual'.

Belum ada keterangan resmi terkait penangkapan malam ini. Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera belum membalas pesan singkat maupun telepon seperti yang dipublish cnnindonesia

Sebelumnya, Tim Densus 88 melakukan penyergapan terhadap terduga teroris, DS alias T di rumah kosannya, di Kecamatan Tandes, Surabaya. Namun, DS tewas lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap. Dalam penyergapan T tersebut, polisi turut mengamankan istrinya, S (33) dan anak-anaknya masing-masing berinisial DVN, AIS dan HAA.

Penyergapan terhadap T diduga sebagai bagian dari operasi penindakan terhadap para terduga teroris usai rentetan teror bom di Surabaya, Minggu (13/5) dan Senin (14/5). (cnn)

.