Dari Quick Count, Bima Arya Tunggangi Lagi Kota Bogor

©

Transbogor.co - Hasil hitung cepat atau quick count yang diselenggarakan Charta Politika menunjukkan, pasangan Bima Arya Sugiartio-Dedie A Rachim memenangkan Pilkada Kota Bogor 2018. Berdasarkan data masuk yang mencapai 100 persen pada Rabu (27/6/2018) pukul 20.45 WIB, Bima-Dedie mengungguli pasangan calon lainnya dengan perolehan suara sebanyak 44,61 persen. 

"Berdasarkan hasil quick count yang insya Allah valid, warga Kota Bogor telah memberikan restunya untuk menuntaskan ikhtiar perubahan di Kota Bogor," kata Bima di posko kemenangannya, Rabu. 

Dalam periode kedua kepemimpinannya di Kota Hujan, Bima berjanji untuk menuntaskan program-program yang dibawanya sejak periode pertama. Ia menyoroti beberapa bidang seperti kemacetan, tata kota, dan penataan pasar yang disebutnya belum tuntas. Menurut Bima, pengalamannya memimpin Kota Bogor dalam lima tahun terakhir dapat menjadi modal penting dalam periode kedua kepemimpinannya. 

"Tidak mudah, tetapi insya Allah fondasinya sudah ada," kata Bima. Kemenangan Warga Ketika menyampaikan pidato kemenangannya, Bima menyebut warga Bogor adalah pemenang yang sesungguhnya dalam pilkada tahun ini. 

Sebab, kata dia, warga Bogor telah dapat melaksanakan pilkada tanpa menimbulkan perpecahan berarti di tengah-tengah warga. "Pilwalkot yang berjalan dengan damai, berjalan dengan kondusif, berjalan dengan penuh dinamika yang tidak mengganggu kebersamaan kita adalah kemenangan seluruh warga Bogor," kata Bima. 

Ia menyebutkan, lancar dan amannya pelaksanaan Pilkada Kota Bogor 2018 merupakan buah dari karakter warga Bogor yang menjaga kebersamaan dan keberagaman. "Damai, guyub, bersama, adalah karakter warga Bogor dari tahun ke tahun dan dari masa ke masa. Insya Allah, kita akan selalu menjaga kebersamaan dalam keberagaman di Kota Bogor tercinta," ujar dia. (trb)

.