Real Count TPS Juga Didominasi Bima-Dedie

©

Transbogor.co - Hasil perhitungan manual (real count) tiap tempat pemungutan suara (TPS) oleh Tim Pemenangan Bima Arya–Dedie Rachim (Badra) pada Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Bogor 2018 sudah tuntas 100 persen. Hasilnya, pasangan Bima-Dedie mendominasi dengan meraih 213.846 suara atau 43,4 persen. Sementara posisi kedua terpaut 12,5 persen diduduki pasangan Ruyat-Zaenul dengan raihan 152.059 suara atau 30,9 persen. Di posisi ketiga adalah pasangan Dadang-Sugeng yang mengantongi 64.321 suara (13,1 persen) dan terakhir Edgar-Sefwelly dengan raihan 62.208 (12,6 persen).

“Proses penghitungan real count kami tuntas 100 persen dari total 1.785 TPS. Data ini kami dapatkan dari formulir C1 yang resmi dikeluarkan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) kepada saksi kami di lapangan. Hasilnya pasangan Bima-Dedie unggul,” ungkap Wakil Ketua Tim Pemenangan Badra, Ferro Sopacua, di Bogor, Jumat (29/6).

Tidak hanya unggul, kata Ferro, Bima-Dedie juga mampu menguasai enam kecamatan yang di Kota Bogor. Perinciannya, Kecamatan Bogor Utara meraih posisi tertinggi sebesar 47,3 persen disusul Kecamatan Bogor Tengah 43,9 persen, Kecamatan Bogor Selatan 42,6 persen, Kecamatan Bogor Timur dan Kecamatan Tanah Sareal sama-sama menguasai 42,5 persen serta Kecamatan Bogor Barat 42,2 persen.

Ferro menambahkan, hasil real count yang dilakukan timnya nyaris sama persis dengan rekapitulasi sementara hitung cepat KPU Kota Bogor yang bisa dipantau di https://infopemilu.kpu.go.id/. Pada Kamis malam (28/6), KPU sudah memasukkan data dari 1.406 TPS atau 78,77 persen data yang masuk dari total 1.785 TPS di Kota Bogor.

“Dari data yang diunggah KPU di laman resminya, pasangan Bima-Dedie unggul dengan raihan sementara 170.591 suara (43,35 persen), disusul Ruyat-Zaenul 121.086 suara (30,77 persen), Dadang-Sugeng 52.013 suara (13,22 persen) dan terakhir Edgar-Sefwelly 49.855 (12,67 persen),” ujar Ferro.

Dari data KPU itu juga tertulis total warga yang menggunakan hak pilih pada Pilwakot Kota Bogor 2018 adalah 415.558 suara atau tingkat partisipasi 76,64 persen dengan perincian 393.325 suara sah dan 22.259 suara tidak sah.

Menang di Basis Lawan
Dari data real count yang dirilis Tim Pemenangan Badra, terlihat Bima Arya unggul jauh dari para pesaingnya di TPS 19, Katulampa, Bogor Timur, tempat Bima Arya mencoblos. Bima-Dedie meraih suara 178 (60,75 persen), Ruyat-Zaenul 32 suara (10,92 persen), Dadang-Sugeng 71 suara (24,23 persen) dan Edgar-Sefwelly 12 suara (4,09 persen).

Kejutan terjadi di TPS 29, Mulyaharja, Bogor Selatan atau tempat dimana calon Walik Kota Dadang Danubrata mencoblos. Dadang harus mengakui keunggulan Bima-Dedie dibasisnya sendiri lantaran hanya mampu meraih 96 suara (31,78 persen). Sementara petahana unggul 116 suara (38,41 persen).

Di basis Zaenul Mutaqin atau di TPS 3, Bubulak, Bogor Barat, dirinya hanya mampu unggul tipis 4 suara dari sang petahana. Ruyat-Zaenul mengantungi 107 suara (36,39 persen), sementara Bima-Dedie 103 suara (35,03 persen).

Sementara itu, di tempat Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mencoblos di TPS 44, Tegalgundil, Bogor Utara, dipimpin perolehan suaranya oleh pasangan Bima-Dedie dengan 187 suara (54,67 persen), sementara Ruyat-Zaenul yang merupakan jagoan Usmar Hariman dalam Pilkada Kota Bogor 2018 sejak pindah ke Partai Gerindra dari Demokrat hanya mampu meraih 73 suara (21,34 persen). (cnn)

.