Sumbang Kemacetan, CFD di Bogor Ditiadakan

©

Transbogor.co - Dianggap kerap bikin macet jalur Sistem Satu Arah (SSA) lingkar Kebun Raya dan Istana Bogor, tepatnya Jalan Ir H Juanda, Jalak Harupat, Pajajaran dan Otista, program hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) di Kota Bogor tetap ditiadakan.

Pasalnya, CFD di Kota Bogor yang dihelat di sepanjang Jalan Raya Jenderal Sudirman itu sempat ditutup sementara sejak 6 Mei lalu, lantaran banyak dijadikan ajang promosi dan kampanye politik dan akan dibuka kembali 24 Juni.

Namun hingga saat ini, CFD yang selalu dipadati ribuan warga Kota Bogor itu ternyata ditiadakan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Karena melihat situasi dari masyarakat itu sendiri, pertama dari keadaan jalan bahwa itu jalan, bukan untuk berdagang, CFD saat ini belum dibuka," jelas Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya usai peringatan HUT Bhayangkara di Markas Kodim 0606, Kota Bogor, Rabu (11/07)

Lebih lanjut, ia mengatakan kalau dikarenakan alasannya untuk berolahraga, maka ada sarana untuk olahraga di Lapangan Sempur. "Saya kira kalau hanya untuk olahraga cukup kita arahkan ke Sempur," ujarnya.

Tak hanya itu, banyaknya pedagang di kawasan CFD membuat sampah berserakan usai pelaksanakan CFD itu sendiri. Bahkan bukan hanya sampah, persoalan kemacetan pun menjadi pertimbangan alasan penutupan CFD di Kota Bogor hingga saat ini.

"Sekalinya kita liat rekan-rekan, kita tutup untuk CFD di situ banyak pedagangnya sampah berserakan, dan itu salah satu penyumbang kemacetan di SSA," jelasnya.

Ulung menuturkan, kondisi tersebut dikarenakan saat CFD hingga pukul 09.00 WIB, volume kendaraan di Jalur SSA meningkat dan seringkali terjadi kepadatan. Menurutnya jika CFD dilakukan sejak subuh hinggal pukul 06.30 WIB pagi, maka pihaknya bisa mempertimbangkan CFD untuk dibuka kembali.

"Kami melihat dari kenyamanan jalan raya itu dipergunakan untuk lalu lintas jalan raya, kecuali CFD dimulai dari habis adzan subuh sampai jam 06.30 WIB oke, kalau pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB itu crowded," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Lantaran membuat tak tertib dan disinyalir kerap dijadikan tempat kampanye terselubung, Pemkot Bogor akan menghapus sementara Car Free Daya/CFD (hari bebas kendaraan bermotor) di Jalan Jenderal Sudirman, Bogor Tengah, Kota Bogor pada 6 Mei lalu.

Keputusan mentiadakan CFD itu  dilakukan selama satu bulan, mulai tanggal 06 Mei-17 Juni 2018. Penutupan jalur CFD ini sudah mendapat persetujuan dari Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman yang saat itu menjabat Plt Wali Kota. 

Bahkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Rachmawati menjelaskan CFD akan kembali dibuka pada 24 Juni. "Ya kami juga menginformasikan kepada warga Kota Bogor, Car Free Day sendiri akan diaktifkan kembali pada tanggal 24 Juni 2018," ujarnya.

.