CFD Kota Bogor Bisa Saja Dibuka Kembali, Dengan Syarat...

©

Transbogor.co - Hari tanpa kendaraan atau car free day (CFD) Kota Bogor sempat diberhentikan sementara lantaran makin tidak tertibnya pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Sudirman tersebut.

Selain mempersempit ruang gerak bagi para warga yang sedang berolahraga, PKL juga dinilai menimbulkan permasalahan sampah yang berserakan usai gelaran CFD.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bogor, Herry Karnadi, mengatakan bahwa seluruh jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kota Bogor sepakat jika CFD akan diberlakukan kembali dengan catatan gelaran tersebut mengikuti sejumlah hal yang direkomendasikan.

“Catatannya harus benar-benar steril dari PKL dan akan kami sosialisasikan ke warga dan PKL-nya," ujar Herry.

Herry menuturkan, berdasarkan pantauan pihaknya hingga Minggu (22/7/2018) kemarin, meski CFD ditutup, masih banyak PKL yang berjualan. "Tentu ini berdampak kepada arus lalu lintas. Jika ingin dibuka lagi, ya, semuanya harus ikut aturan," katanya.

Keputusan untuk menggelar kembali CFD belumlah final, sebab masih harus dirapatkan dengan Muspida dan dilakukan evaluasi terhadap sosialisasi penertiban PKL yang telah dilakukan.

Ke depan, petugas Satpol PP, dikatakan Herry, akan terus melakukan sosialisasi hingga keputusan resmi CFD kembali dibuka diumumkan. Kemudian petugas juga akan terus memantau lokasi CFD tersebut.

.