Tujuh Rumdin TNI di Sempur Dieksekusi

©

Transbogor.co - Tujuh rumah dinas (rumdin) TNI AD di kawasan Sempur yang di eksekusi, Rabu (25/7/2018) pagi ternyata dua di antaranya jauh dari peruntukkan. Penghuni rumah di nomor 27 dan 32 itu membuka kos-kosan di rumdin tersebut.

Kepala Staff Korem 061/SK Letkol Kav Eko Saptono mengatakan dua rumah itu dihuni oleh Mulyawan dan Titing Solihin di RT 02/01. Bisnis kos-kosan itu diketahui saat rumah ditertibkan. “Memang sudah jauh dari peruntukkannya, terbukti rumah ini saat dilakukan penertiban ditemukan sebagai kos-kosan,” ujarnya kepada Radar Bogor.

 
Untuk rumah di nomor 27, katanya, telah membuka kos-kosan sebanyak empat kamar. Satu kamar ditarif Rp400 ribu per bulannya. Sedangkan untuk rumah di nomor 32 terdapat lima kamar yang dijadikan kos-kosan dengan tarif Rp500 ribu perbulannya. “Meski sudah ketahuan pemiliknya tidak mengakui, padahal kertas informasi kosannya sudah kita amankan,” tukasnya.

160 Personil Gabungan Eksekusi Rumah Dinas TNI di Bogor, Begini Kondisinya

Sementara itu, pemilik rumah enggan memberikan komentar terkait bisnis kos-kosan yang dilakukannya di rumah dinas tersebut.

Sampai saat ini proses eksekusi pengosongan rumah dinas di Kelurahan Sempur masih berlangsung. Anggota TNI masih berupaya mengeluarkan barang-barang penghuni rumahnya.

Eksekusi yang dilakukan sejak pukul 07.00 WIB itu hingga pukul 11.30 WIB sudah berhasil mengosongkan lima rumah. Artinya eksekusi tahap pertama sudah selesai dilaksanakan. (rb)

.