Depresi Gagal Nikah, Pemuda Gantung Diri di Kontrakannya

©

Transbogor.co - Diduga depresi akibat dikeluarkan dari tempat kuliahnya, pemuda di Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok, Senin (30/7/2018) malam, ditemukan gantung diri di rumah kontrakannya.

Joko ,25, yang juga sekuriti rumah sakit ini, ditemukan tidak bernyawa oleh warga sekitar pukul 20.00 WIB. Joko diduga bunuh diri dengan kain sarung dililitkan di atas plafon kamarnya.

Menurut Kapolsek Limo Kompol Muhamad Iskandar , pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil keterangan saksi-saksi termasuk keluarga korban, Joko diduga bunuh diri lantaran DO dari tempat kuliahnya sudah semester 7 lalu diminta ajak nikah sama teman wanita namun tidak jadi lantaran belum mempunyai biaya,”ujarnya, Selasa (31/7/2018) subuh.

“Sebelum ditemukan meninggal saksi-saksi menyebutkan korban sempat berangkat kerja sebagai sekurit pagi harinya lalu pulang sekitar 15.00 WIB. Setelah itu korban berada di kontrakan dan sudah ditemukan tewas pukul 19.30 WIB,”tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan visum luar oleh petugas Inafis Polresta Depok, lanjut Kompol Muhamad Iskandar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Setelah dicek korban murni meningga dunia akibat bunuh diri,”ungkapnya.

Pihak keluarga menginginkan membawa jenasah Joko pulang ke kampung halaman di Widodaren, Ngawi, Jawa Timur.

“Setelah dari pihak keluarga korban diwakilkan Siti Priatun,37, membuat surat pernyataan menolak divisum dan menerima kejadian ini dengan iklas disaksikan ditandangani juga oleh para Ketua RT dan RW setempat,”tutupnya. “Pada malam itu juga korban langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.” (pskt)

.