Pesan BPPKB,Jangan Ada Lagi Pertikaian Di Kabupaten Bogor

©
Ketua BPPKB Kabupaten Bogor, TB Enung Sutisna

Transbogor.co – Pesta demokrasi di Kabupaten Bogor telah usai. Tahapan pemilu juga sudah dilalui sesuai aturan yang ada. Penetapan pasangan Ade Yasin - Iwan Setiawan (Hadist) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bogor periode 2018-2023 sudah final.

“Mari semua elemen masyarakat Kabupaten Bogor yang sempat tercerai bersatu kembali. Kita dukung Bu Ade dan Pak Iwan untuk membangun Bogor lebih baik lagi. Yang lalu,biarkanlah berlalu. Tidak ada lagi beda pendapat soal pikada, apalagi pertinkaian yang hanya membuat kita terpuruk,” demikian disampaikan Ketua Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Kabupaten Bogor,TB Enung Sutisna kepada Transbogor.co,Senin (13/8/2018).

Menurut Enung,Kabupaten Bogor saat ini perlu percepatan pembangunan. Hal ini penting supaya tidak tertinggal dengan daerah lain. Dipundak pasangan Ade-Iwan,perubahan ekonomi perlu segera dilakukan. Apalagi ditengah krises global seperti sekarang perlu ide-ide yang kuat agar masyarakat tapi tak terpuruk.

“Sudah tidak bisa diam. Zamannya sudah berbeda. Saya percaya, kedua orang ini kan sudah pengalaman di legeslatif. Paling tidak mereka tau betul program pemerintah yang mendeak untuk segera direalisasikan,” lanjut Enung yang juga Sekjen DPD BPPKB Jawa Barat  ini.

Sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Bogor yang sudah ratusan tahun turut berkontribusi terhadap pembangunan di Bogor, BPPKB ingin terus memberikan andil untuk turut mendorong perkembangan daerah ini.

“Selama ini kami sudah bekerjasama dengan berbagai pihak,baik dari TNI Polri atau lembaga lainnya. Jadi sebagai organisasi masyarakat keluarga Banten, kami tak ingin terjadi gangguan Kantibmas di daerah ini,” katanya.

Ditambahkan Enung, pihaknya tak ragu-ragu turut memberantas segala bentuk premanisme yang menggangu roda pemerintah. Karena hal tersebut akan merugikan masyarakat.

Setelah sempat dilayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD),akhirnya menetapkan pasangan Ade-Iwan dalam  rapat pleno terbuka yang digelar,Sabtu (11/8/2018).

Sementara itu, Calon Bupati Bogor, Jaro Ade mengatakan, sudah menjalankan bersama-sama tim kampanye dan partai koalisi dari kampanye sampai dengan keputusan MK.

Berdasarkan hasil rapat bersama partai-partai koalisi memikiki masukan untuk keoentingan dan perbaikan masyarakat Kabupaten Bogor.

“Setelah mendengar keputusan MK terkait usulan gugatan yang kami percayakan kepada pengacara, hasilnya kami menghentikan gugatan hasil persidangan selanjutnya meski ada opsi dismisal. Kita harus menghormati keputusan MK,” ujarnya.

Jaro ade melanjutkan, partai-partai koalisi mempunyai tugas dan tanggungjawab mengantarkan Bupati Bogor, Nurhayanti, sampai akhir masa jabatannya desember mendatang.

Namun, tidak lupa Jaro Ade menyampaikan ucapan selamat kepada calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, paslon Hadist, dengan selisih suara 52 ribu.

“Saya mewakili partai-partai koalisi mengucapkan selamat kepada Hj. Ade Munawaroh Yasin dan H. Iwan Setiawan atas hasil keputusan MK. Mudah-mudahan diberikan kesehatan dan kekuatan dari Allah sampai pelantikan nanti,” lanjutnya.

(adi)

.