Awas, Direksi PDAM Kahuripan Bisa Dilengserkan

©

Mekanisme Penjualan Asset Pdam Di Parung Panjang Disoal ?

Transbogor.co - Satu per satu kinerja negitif PDAM Kahuripan Kabupaten Bogor terkuak. Cerita kisruh manajemen perusahaan daerah milik Kabupaten Bogor itu ternyata bukan isapan jempol belaka.

Ingin bukti?  Ada dugaan aset PDAM Kahuripan yang terletak di Parung Panjang dijual dengan mekanisme pelepasan yang dinilai melanggar aturan.

"Oleh sebab itu, kami akan laporkan masalah ini ke penagak hukum," kata Herman, dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) anti korupsi,CIPS (Corruption Inquiry And Prevent Society),Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, kondisi berlarut-larut manajemen PDAM yang terus memburuk tidak bisa dibiarkan karena ini akan merugikan masyarakat dan negara terhadap anggaran yang sudah diturunkan.

."Ini jelas kondisi dan situasi yang tidak sehat kalau dibiarkan berlarut-larut karena bisa terjadi friksi yang lebih tajam dijajaran direksi. Masa  perusahaan ada pro dan kontra ini bukan partai politik.Peran petinggi daerah harus tajam melihat ini. Jangan terulang kejadian di Kota Bogor. Dirutnya dilengserkan lewat demonstrasi karyawan," katanya.

Belakangan semangat kerja jajaran PDAM Kahuripan,utamanya di kantor-kantor cabang menurun akibat adanya kemelut di jajaran direksi. Berpedaan pendapat yang tajam berdampak pada kinerja, dan pelaksanaan anggaran pembangunan.

"Kita ini seperti disuruh lari tapi diikat,mana mungkin bisa mencapai target yang ditujuh.Contoh saja adanya SR untuk perumahan dan Apartemen seharusnya tahun ini diprogres untuk dilayani bisa mencapai 300 pelangggan baru tapi karena memang tidak ada jaringan ya tak terpenuhi," kata sumber di PDAM.

Para kacab merasa tidak diberikan kewenangan dan aturan yang jelas untuk melaksanakan program tahunan. Akibatnya mereka memilih, ambil cara aman supaya tidak terkena delik hukum.

(agus bagja)

.