Sekda Adang: CSR PT Holcim Indonesia Tbk Harus Diikuti Yang Lain

©
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar menandataingi prasasti Dapoer Sampiuren dan Warung BMT binaan CSR Holcim.

Transbogor.co – Program tanggungjawab social (CSR) PT Holcim Indonesia Tbk hendaknya bisa diikuti oleh perusahan-perusahaan lain yang berada di wilayah Kabupaten Bogor,Jawa Barat. Dengan dukungan CSR ini diharapkan akan membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Pembangunan ekonomi menjadi tanggungjawab kita bersama. Jika semua perusahaan bisa menjalankan CSR dengan baik,maka tentu harapannya, akan tumbuh pula perekonomian warga di sektor mikro,” demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar,Rabu (29/8/2018) kepada Transbogor.co usai meresmikan Koperasi dan Pusat Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat “Dapoer Sampireun”, yang berada di dalam kompleks Masjid Albana, Jl Raya Klapanunggal KM 7, Cileungsi, Bogor.

Menurut Adang, apa yang dilakukan  PT Holcim Indonesia Tbk pabrik Narogong sangat membantu perekonomian masyarakat. Setidaknya melalui CSR ini tumbuh wiraswasta baru,sekaligus juga memberdayakan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Acara peresmian ini turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi & UMKM, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, Farida Helianto Sastrosatomo, Legal and Corporate Affairs Director Holcim Indonesia, Serefin Bugeja, NAR Plant Manager Holcim Indonesia serta tokoh masyarakat setempat.

Dapoer Sampireun merupakan pengembangan program tanggung jawab sosial (CSR) PT Holcim Indonesia Tbk pabrik Narogong sebelumnya, yaitu Galeri Sampireun yang diresmikan pada tahun 2016.

Program ini merupakan inisiatif dari perusahaan untuk mendukung kegiatan masyarakat dalam menghasilkan produk-produk makanan, minuman dan kerajinan tangan yang berkualitas bagi setiap lapisan masyarakat.

Selama proses pembangunannya, PT Holcim Indonesia Tbk berkolaborasi dengan KSPPS Swadaya Pribumi, Transmart, Mayora, XL Axiata, DKM Masjid Al-Banna serta Bison Cafe agar dapat menghasilkan sarana & prasarana yang memadai untuk menunjang kegiatan masyarakat secara positif dan lebih professional dalam pengelolaannya.

“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada masyarakat sekitar melalui program pemberdayaan yang kami lakukan. Oleh karena itu kami menggandeng beberapa pelaku usaha di sekitar pabrik Narogong yang memiliki tujuan yang sama dalam memajukan UMKM di Kecamatan Klapanunggal dan Kabupaten Bogor,"jelas  Edi Prajitno, NAR GA & Community Relations Manager Holcim Indonesia pabrik Narogong di Bogor.

Selain kolaborasi yang dilakukan untuk mensukseskan program ini, Edi juga menggarisbawahi mengenai pentingnya sesi pendampingan dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

“Pelatihan dan pembinaan sangat penting untuk dilakukan agar hasilnya bisa maksimal. Oleh karena itu kami terus memantau setiap perkembangan supaya kualitas dari produk yang diciptakan dapat tetap terjaga sesuai dengan standar," sambung Edi.

Kedepan, kehadiran Dapoer Sampireun ini diharapkan mampu memacu minat masyarakat untuk mengembangkan kemampuannya berwirausaha sehingga dapat menghasilkan karya-karya yang inovatif dan bermanfaat.

“Tentunya kami ingin program ini dapat terus berjalan dan semakin maju dengan adanya keterlibatan dari para pemangku kepentingan sekitar pabrik Narogong sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kecamatan Klapanunggal,"pungkas  Edi.

(adi)

.