Pemkab Bogor Tarik Investasi

  foto:Dok Ist

Wakil Bupati Bogor, Nurhayanti menyatakan, pemerintah kabupaten itu berupaya memberikan pelayanan optimal guna menarik dunia usaha tertarik berinvestasi di daerah itu.<br><br>

      "Upaya tersebut di antaranya dengan memudahkan proses perizinan yakni dengan pelayanan 14 hari bisa selesai," katanya melalui Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Bogor, Erwin Suriana di Cibinong.

      Erwin mengatakan, pernyataan Wabup itu dikemukakan saat berdiskusi dengan anggota DPR Airlangga Hartarto dalam suatu dialog belum lama ini.<br><br>

      Menurut Wabup dari 71 jenis perizinan yang dimiliki, sebanyak 28 perizinan sudah dapat sertifikat ISO.

      Sedangkan mengenai  keunggulan Kabupaten Bogor, yakni sebagai penyangga ibu kota yang harus bisa menguntungkan DKI.

       Kemudian kondisi alamnya yang bersahabat memungkinkan bisa membuka sektor pariwisata lebih optimal dan maksimal.

       Di samping itu, kata dia, Kabupaten Bogor memiliki lahan yang subur.

       "Sekarang tinggal kita membuat sumber daya manusia yang memadai, dan tentunya memperbaiki dan mengembangkan infrastruktur agar menarik minat investor," katanya.

        Ia mengatakan, dengan adanya investasi juga menjadi solusi dalam mengatasi pengangguran.

        Karena itu, pihaknya mengajak para investor untuk datang dan berinvestasi karena dengan memilih Kabupaten Bogor untuk berinvestasi merupakan pilihan yang tepat.

       Nurhayanti mengakui, jumlah penduduk dan wilayah Kabupaten Bogor yang besar, tentu saja pemerintah daerah butuh dana yang cukup besar dalam melaksanakan pembangunan.

       "Sehingga tidak cukup mengandalkan APBD saja, tetapi butuh kontribusi dari investasi," katanya.

        Sedangkan  DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kabupaten Bogor, Airlangga Hartarto menilai  Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah di Jawa Barat sudah memberikan pelayanan investasi yang baik.

        Namun, kata dia, hal itu perlu didorong kembali melihat potensi Kabupaten Bogor terutama di bidang industri sangatlah besar.

       “Sebagai penyangga ibu kota, kata dia, Kabupaten Bogor bisa dijadikan alternatif bagi investor dari segi lahan produksi,”. Ujarnya.

       Mengenai infrastruktur di Kabupaten Bogor harus terus diperbaiki, karena untuk dapat dikembangkan sebagai wilayah industri yang besar, infrastruktur menjadi syarat utama.

       Dari sisi SDM, kata dia, kini tantangannya masih ada 200 ribu jiwa yang masih menganggur dan tingginya kesenjangan pendapatan.

       "Jadi, perlu ada peningkatan kualitas SDM, dan kami dari pusat siap membantu melalui program-program pembinaan," katanya. (Antara)

 

.