Jabar Ajukan APBN untuk PON Rp800 Miliar

  foto:Dok Antara

Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan mengajukan anggara bantuan APBN untuk PON XIX/2016 senilai Rp800 miliar untuk mendukung pembiayaan perhelatan yang akan digelar 9-23 September 2016 itu.

"Kami sudah mengajukan bantuan anggaran pusat dari APBN untuk PON, nilainya disesuaikan dengan kebutuhan. Mudah-mudahan saja bisa diluluskan," kata Gubernur Heryawan yang juga Ketua Umum PB PON XIX/2016 itu di Bandung, Kamis.

Menurut Heryawan, kebutuhan dana untuk PON XIX/2016 cukup besar, namun ia optimistis bisa merealisasikan sehingga kebutuhan penyelenggaraan PON akan terpenuhi.

Terkait perbandingan bantuan pemerintah pusat dari APBN untuk penyelenggaran PON XVIII/2012 di Riau yang hanya Rp100 miliar, menurut Heryawan tentunya akan beda dengan Jawa Barat.

"Meski bantuan ke Riau kala itu hanya Rp100 miliar, kami optimis untuk PON XIX/2016 di Jabar akan signifikan sehingga tidak terlalu banyak kurangnya," kata Heryawan.

Menurut dia, bantuan itu rencananya hanya untuk penyelenggaraan PON dan tidak untuk pembangunan infrastruktur.

"Pembangunan infrastruktur akan tuntas pada 2015, jadi akan dialokasikan untuk mendukung penyelenggaraan PON," katanya.

Ia menyebutkan PON XIX/2016 akan didesain lebih meriah dibanding PON-PON sebelumnya dan lebih sukses dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Namun demikian tetap akan dilakukan efektif dan menjunjung tertib administrasi.

Lebih lanjut, Gubernur Jabar menyebutkan pihaknya sudah melakukan penganggaran untuk PON XIX/2016 sejak lama mulai dari pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) yang bersinergi dengan Pemkot Bandung.

Sedangkan pada 2014 Jabar menganggarkan untuk persiapan PON senilai Rp200 miliar, kemudia APBD perubahan senilai Rp300 miliar.

Sedangkan pada 2015 dianggarkan senilai Rp1,2 triliun untuk pembangunan infrastruktur yang ditargetkan tuntas pada 2015. Selain itu juga dialokasikan dana senilai Rp500 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan dan akses ke venue pertandingan.

"Anggaran sebesar itu disebar di sejumlah SKPD terkait dengan pembangunan itu. Jabar sangat fokus dalam penganggaran untuk PON XIX/2016 dan untuk memastikan tuntas setahun sebelum penyelenggaraan," kata Heryawan.

Di sisi lain, ia juga mengajak warga Jabar untuk menjadi Duta PON XIX/2016 dengan cara mensosialisasikan dan menyukseskan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing.

"PON bukan gawean (pekerjaan) Pemprov Jabar saja tapi gawean seluruh warga Jabar, sukses PON XIX/2016 adalah sukses warga Jabar yang disempurnakan dengan meraih Jabar Kahiji atau juara umum pada PON nanti," kata Gubernur Jabar itu menambahkan. (Antara)

.