Ini Dampaknya Pria yang Suka Merokok (4-Tamat)

  foto:Dok Antara

Hilangnya kromosom Y dalam darah hanya sedikit berhubungan dengan kejantanan, meski kromosom itu berhubungan dengan seks.

"Kromosom Y terlibat lebih banyak dari penentuan seks dan reproduksi," kata Forsberg.

Sebaliknya, ia menjelaskan, lenyapnya kromosom ini kemungkinan berkaitan dengan penjelasan mengapa pria punya risiko kanker lebih tinggi akibat merokok dan yang lainnya ketimbang perempuan.

Salah satu kemungkinannya adalah bahwa hilangnya kromosom Y sebenarnya tidak berbahaya tapi lebih seperti burung kenari di tambang batu bara, memberi sinyal bahwa sel-sel sudah rusak akibat merokok dan menimbulkan mutasi yang bisa menyebabkan kanker.

Tapi Forsberg dan timnya yakin ceritanya lebih kompleks lagi.

"Karena kami mempelajari sel-sel dari seluruh darah, pada dasarnya sistem kekebalan yang kita pelajari. Salah satu fungsi sistem kekebalan adalah untuk melawan kanker sepanjang hidup," katanya.

Jika sejumlah kode genetik yang dibawa oleh kromosom Y membantu fungsi melawan kanker, ia melanjutkan, maka hilangnya kromosom Y dalam darah bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap tumor.

Selanjutnya para peneliti berencana mencari tipe-tipe sel kekebalan satu per satu untuk menemukan mana yang paling terpengaruh oleh hilangnya kromosom Y. (Antara)

 

.