Pengadaan Barang-Jasa Kabupaten Bogor Harus Satu Pintu

  foto:Dok Antara

Pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Bogor dilaksanakan melalui  Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, kata Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Bogor Lita Ismu Yulianti.

         "Pada 2014 melalui KLPBJ yang tersebar di 38 satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pengadaan barang dan jasa yang sudah dilaksanakan ada 1.217 paket," katanya melalui Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kabupaten Bogor Erwin Suriana di Cibinong, Sabtu.

          Ia menjelaskan ketika menerima 17 pegawai Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Malang, Lita Ismu Yulianti menambahkan dari ribuan paket itu, paket pekerjaan yang masih dalam proses sebanyak 0,33 persen.

          "Dan tinggal 0,16 persen yang belum dilaksanakan," katanya ketika menerima rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Malang Dwi Siswahyudi.<br><br>

          Sementara itu,  Dwi Siswahyudi  mengatakan, maksud  kedatangan pihaknya ke Pemkab Bogor yakni untuk mempelajari dan bertukar pikiran mengenai beberapa hal terkait tupoksi di administrasi pembangunan Pemkab Malang.

           Salah satunya, kata dia,  mengenai pelaksaan pengadaan barang dan jasa.

          "Kami memilih Kabupaten Bogor, karena sudah memiliki Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ) tersendiri," katanya.

           Selain itu, diakui bahwa Kabupaten Bogor memiliki capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang tinggi.

            "Jadi, kami ingin belajar kiat-kiatnya dalam peningkatan PAD," katanya.

           Di samping itu, pihaknya juga ingin berdiskusi mengenai pembentukan KLPBJ, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, penyusunan standar satuan harga dan pedoman pelaksanaan APBD, penyusunan pedoman pengadaan barang dan jasa di desa, serta pembinaan jasa konstruksi dan aspek lain.  (Antara)

 

.