Harga Merpati Hias Bisa Mencapai Ratusan Ribu

  Ā©Trans Bogor
Merpati hias memilki keindahan dan keunikan. Jenis Jacobin yang berbulu leher mekrok. Selintas mirip rambut pada leher singa.

Dari beberapa burung hias itu, harganya bervariasi tergantung harga yang ada di pasaran. Seperti merpati hias jenis King U di pasaran ke pedagang harganya mencapai Rp 350 ribu. Dari pedagang bisa dijual mencapai Rp 700 ribu. Untuk jenis River Swing harganya lebih tinggi karena jenis tersebut termasuk merpati yang jarang ditemui. “Jenis River Swing, harganya lebih tinggi. Semakin langka indukan burung dan semakin sulit diproduksi maka harga semakin tinggi,” kata Frans berpromosi.      

Karena begitu banyaknya peminat pada burung hias ini, diakui saat ini ia sering kesulitan memenuhi perminaan pasar khususnya jenis tertentu seperti Romagnol, Saint, Ghent, Cropper dan Rostoy.  “Ini salah satu kendala karena tidak semua importir mampu menyediakan permintaan pasar. Sebetulnya di dunia ada sekitar 500 jenis merpati hias, tapi yang baru masuk hanya puluhan jenis saja. Ada beberapa jenis merpati yang langka. Kalau kita mau harus impor.

                Merpati hias memilki keindahan dan keunikan. Jenis Jacobin yang berbulu leher mekrok. Selintas mirip rambut pada leher singa. Sedangkan  Santinet memiliki kepala besar, paruh kecil, dan berjambul. Warna bulu sayap dan ujung ekor mirip batik, serta ada warna bulu dada mirip dasi (warna berbeda dengan bulu tubuhnya). Penampilannya akan lebih elegan ketika bulu-bulu tebalnya menutupi kaki, membuat pecinta burung hias semakin asyik memandangnya.

“Keunikan merpati hias relatif. Ada yang suka ekornya yang panjang, atau jambul di kepala. Namun ada juga orang yang sukanya sederhana seperti merpati pos. Burung merpati  jenis ini memiliki badan tinggi besar, dada tegap dan kakinya tidak ada bulunya,” paparnya. .

Sementara untuk merparti lokal, ketika dilomabakan, penilaiannya bukan pada keidahan bulu tetapi kecepatan terbang menukik ke bawah. “Merpati lokal keindahan bulunya kurang begitu menarik. Jadi yang dinilai hanya ketinggian terbang dan kecepatan. Namun kriteria  keindahan burung merpati hias akan kita bicarakan pada Munas di Solo l 25 Desember nanti. Saya akan hadir di sana,” kata Frans yang juga Ketua Merpati Hias se-Jabodetabek. (DF).

 

 

.