Tarif Angkot Kabupaten Bogor Turun

  Ā©Trans Bogor/Dimas Fery
Kepala Bidang (Kabid) Teknik Angkutan dan Terminal DLLAJ Kabupaten Bogor, Dudi Ruhmayadi

Trans Bogor - Seiring dengan turunnya harga BBM,  Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor telah menetapkan  tarif  angkot turun menjadi 15 persen atau Rp 1.000 jarak jauh dan Rp 500 jarak dekat. Demikian dikemukakan Kepala Bidang (Kabid) Teknik Angkutan dan Terminal, Dudi Ruhmayadi, kepada Trans Bogor, Senin siang (20/1), dikantornya. Penurunan tarif angkot berlaku efektif kemarin untuk 97 trayek.

Dudi mengatakan, pihaknya sudah melakukan penurunan tarif angkot sebanyak dua kali. Pertama, ketika BBM jenis premium turun menjadi Rp  7.600  dari yang sebelum Rp 8.500/liter, pihaknya sudah menurunkan 4.5 persen.

“Terakhir kemarin, saat premium turun lagi menjadi  Rp 6.600, tarif angkot kami  turunkan menjadi 10.5 persen. Sehingga jumlah awal penurunan tarif menjadi 15 persen,” jelasnya.

Ia mencontohkan trayek 32 dari Pagelaran-Cibinong yang semula Rp 9.000,  akumulasi turun 15 persen, maka tarif angkot  menjadi Rp 8.000.

“Untuk jarak jauh turun Rp 1.000. Sementara jarak dekat,  turun Rp 500,” imbuhnya.

Supaya ketetapan ini dipatuhi oleh para supir angkot, pihaknya bersama organda mengeluarkan surat edaran  No. 551.21/210- terkait turunnya tarif angkot. Surat edaran tersebut telah disebar ke pengurus jalur. Jika ternyata para supir angkot masih tetap nakal, pihaknya tak segan akan bertindak tegas. 

“Jika ada pelanggaran, akan diproses menurut peraturan yang berlaku. Sopir angkot yang nakal, akan kami tilang dan disidang ke pengadilan,” jelasnya.

Ia berpesan kepada semua pihak bila menemukan supir angkot yang masih membandel tidak mau menurunkan tarifnya, sebaiknya segera melaporkan ke DLLAJ.

“Catat nomor polisi, dari  jalur mana. Secepatnya laporan akan kami tindaklanjuti,” pesannya.

 

 

Penulis: Dimas Fery

Editor  : Wahyudi Wibowo, Arifin Al Jawi

.