Kelegalan SMP-SMA Proklamasi Parung Dipertanyakan

  Ā©Trans Bogor/Dimas Fery
Kepala UPT Dinas Pendidikan, Parung, Tjetjep Supriatna

Trans Bogor – Kelegalan SMP – SMA Proklamasi Parung masih dipertanyakan. Hal tersebut dipertegas oleh Kepala UPT Dinas Pendidikan Parung, Bogor, Tjejep Supriatna. Ia menyatakan selama ini pihaknya tidak mengetahui keberadaan SMP – SMA Proklamasi Parung, yang saat ini disinyalir melakukan penyimpangan dalam memberikan pelajaran Pendidikan Agama Islam kepada anak didik.

“Mereka tidak melapor. Jadi kami tidak tahu. Kami baru tahu setelah berita ini geger,” kata Tjetjep, saat dimintai keterangan Trans Bogor, Senin, (26/1/2015), dikantornya.

“Mereka baru mengajukan izin operasional baru bulan Desember,” ungkapnya lagi.

Supaya hal ini tidak terjadi lagi dikemudian hari, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan mejelis ulama dan pemerintah setempat agar menemukan solusi yang terbaik.

“Kami mengikuti kajian dari MUI. Soalnya, sekolah tersebut menyimpang atau tidak, MUI yang bisa menjawabnya,” terangnya.

Terkait  buku diktat sebagai buku pengangan yang dianggap menyimpang, Tjejep mejelaskan bahwa mereka baru tahu dari media. “Sampai sekarang, kami belum mendapatkan diktat. Kami pernah  mencoba minta, tapi mereka belum memberikannya,” pungkasnya.

 

 

 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Arifin Al Jawi

.