Tanah Bergeser, Puluhan Rumah Hancur di Cianjur

┬ęcikalnews.com
Pergerakan tanah yang menghancurkan puluhan rumah di Cianjur

Trans Bogor – Sebanyak 13 rumah di Kampung Cikancana, Rt 01/Rw 08, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Ciancur, hancur berantakan. Kejadian tersebut disebabkan oleh pergerakan tanah pada Rabu, (28/1/2015), sekitar pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Saat ini masih 73 rumah lainnya dalam kondisi terancam.

"Kejadiannya tidak sekaligus, begitu kita mengetahui ada pergerakan tanah, kota langsung evakuasi warga agar mengosongkan rumah. Benar saja, ternya pergerakan tanah itu terus berlangsung. Pada pukul 08.00 WIB pagi empat rumah yang hancur dan hingga pukul 16.00 WIB sudah 13 rumah yang hancur," katanya.

Camat Kecamatan Sukaresmi Asep Kusmanawidjaya mengatakan, warga yang menjadi korban pergerakan tanah di Desa Cikancana telah diungsikan ke Balai Desa Sukamahi dan di bangunan SDN Cikukuk Cikancana. "Lokasi pergerakan tanah ini di perbatasan wilayah Sukamahi, maka warga yang rumahnya roboh dan terancam diungsikan ke Balai Desa terdekat," kata Asep saat dihubungi.

Dalam peristiwa tersebut 93 KK atau sekitar 363 jiwa diungsikan dan beruntung tidak ada korban jiwa. Diperkirakan pergerakan tanah akan berlanjut, mengingat intensitas hujan yang terus turun.

Pergerakan tanah tersebut tidak hanya mengakibatkan belasan rumah hancur, tapi juga memutus akses jalan desa yang menghubungkan Sukamahi - Cikancana. Jalan desa tersebut terseret hingga enam meter dari posisi semula.

"Listrik saat ini juga telah dipadamkan, banyak tiangnya yang tumbang. Tidak jauh dari lokasi telah disiagakan petugas gabungan, untuk memantau lokasi pergerakan tanah dan antisipasi terjadinya kemungkinan yang tidak diinginkan," katanya.

Diakui Asep, pergerakan tanah di Cikancana tersebut sebenarnya sudah terjadi pada Desember 2014 silam. Hanya saja kondisinya baru retak-retak. "Sekarang kejadiannya yang besar. Saat itu kita juga sudah himbau warga untuk selalu waspada. Alhamdulillah berkat kesiapsiagaan warga musibah ini tidak sampai merenggut jiwa," paparnya.

 

 

 

Sumber : pikiran-rakyat.com

Editor : Bahrul

 

.