Dinkes Panggil 458 Bidan Desa untuk Antisipasi Mewabahnya DBD

  Ā©Trans Bogor/Dimas Fery
Camalia W Sumaryana, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor

Trans Bogor - Pada musim pancoroba saat ini, berbagai macam penyakit seringkali muncul di masyarakat. Salah satunya adalah penyakit deman berdarah (DBD), yang pola musimnya sudah bisa diprediksi. Guna mencegah DBD mewabah di masyarakat,  Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kabupaten Bogor telah memanggil sekitar 458 bidan desa dan kepala puskesmas untuk mendapatkan pelatihan.

“Pemanggilan bidan dan kepala puskesmas, kami lakukan dua minggu lalu. Itu merupakan langkah preventif yang bisa kami lakukan untuk mencegah DBD di masyarakat,,” jelas Kepala Dinkes Kabupaten Bogor,  Camalia W Sumaryana , Jumat (30/1/2015), di kantornya.

Ia meneruskan, dalam pertemuan tersebut mereka diingatkan kembali untuk melakukan penyuluhan ke masyarakat.

“Agar masyarakat mengerti dan bisa mengantisipasi penyakit DBD,” terang Camilia.

Kasus demam berdarah di Kabupaten Bogor sendiri selama tiga tahun terakhir ini angkanya fluktuatif. Tahun 2012 terdapat 1580 kasus deman berdarah. Tahun 2013, kasus demam berdarah turun menjadi hanya 1342.

 “Tahun 2014, kasus demam berdarah naik lagi menjadi 1834 kasus,” ungkap Camilia.

Merujuk dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, menyebutkan, ada 10 daerah di Kabupaten Bogor, yang merupakan daerah  endemis demam berdarah. Kesepuluh daerah tersebut adalah Cibinong, Bojonggede, Sukaraja, Ciomas,, Caringin, Ciawi, Parungpanjang, Rumpin, Citeureup, dan Ciampea.

 

 

 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Arifin Al Jawi

 

.