Dinkes Adakan Pelatihan Tenaga Marketing Publik Relation

  ┬ęTrans Bogor/Rusadi Maulana
Para narasumber pelatihan sedang memberikan materi ke peserta

Koen Irianto : “Masih banyak perilaku masyarakat yang tidak higienis.”


Trans Bogor - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor hari ini, Kamis, (5/2/2015), menyelenggarakan pelatihan tenaga marketing publik relation.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Eulis Wulantari, Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan dan Kesehatan Lingkungan (P2PKL) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,  Penyehatan Lingkungan, Didik Supriono, Ketua Umum APPSANI (Asosiasi Pengelola dan Pemberdaayaan Sanitasi Indonesia), Koen Irianto Uripan, untuk memberikan materi ke peserta pelatihan.

“Dalam pelatihan ini, kita bisa termotivasi makna belajar. Kita bisa termotivasi pentingnya kemampuan dan kemauan untuk pengembangan diri. Kita bisa memahami perilaku dan sikap positif akan melipat gandakan kinerja seseorang. Kita bisa memahami hubungan antara motif berprestasi dengan wirausaha. Kita bisa menilai sendiri pengetahuan dan keterampilan bisnis dengan cara mengatasi kekurangannya,” jelas Koen Irianto, saat diwawancarai Trans Bogor setelah acara.

Ia meneruskan, tujuan pelatihan ini untuk membekali kepada koordinator kesehatan di desa agar lebih maksimal memberikan informasi mengenai hidup sehat dan menjaga kebersihan ke masyarakat.

Pasalnya, dalam penelitiannya, masih banyak perilaku masyarakat yang tidak higienis. Hal tersebut dikarenakan masih belum optimalnya kondisi sanitesi sarana publik (sarana umum). Dan juga masih banyak masyarakat di pedesaan yang belum membuat toilet di dalam rumah. Akibatnya kebersihan diri dan lingkungan rendah, apalagi bila jarak nya jauh dari rumah. Masih rendahnya kondisi senistesi lingkungan perumahan atau pemukiman.


 

Penulis : Rusadi Maulana

Editor : Arifin Al Jawi

.