Mahasiswi Cantik Dibunuh dengan 10 Tusukan

©indonesiarayanews.com
Astry semasa hidup (atas), Jasad Astry bersimbah darah di Gazebo Bukit Inspirasi, Tumohon

Polres Tumohon : "Korban meninggal mungkin karena kehabisan darah."


 

Trans Bogor - Pembunuhan sadis terjadi di Tumohon. Seorang mahasiswi cantik terbunuh dengan 10 tusukan. Penyebab pasti kematian Astry, mahasiswi semester 8 STT Parakletos Kota Tomohon masih menjadi misteri. Hingga kini Polisi masih belum mengetahui motif kematian korban asal Desa Morea, Jaga II, Kecamatan Ratatotok ini.


Berita kematian Astry, kata AKP Dermanto,  Kasat Reskrim Polres Tumohon, diterima dari warga, setelah melihatnya dalam kondisi terlentang di Gazebo ABI Tomohon pukul 07.00 Wita.


"Korban meninggal mungkin karena kehabisan darah," ungkapnya.


Sementara itu, teman-teman Astry Akay (21) gadis cantik yang tewas dengan 10 tusukan di sekujur tubuhnya, sangat kaget saat mengetahui berita duka ini. Astry ditemukan tewas bersimbah darah di gazebo Auditorium Bukit Inspirasi, Tomohon.


Dari jejaring sosial milik Astry, teman-teman Astry berkomentar untuk menghibur keluarga yang ditinggalkan.


Akun Anastasya Kairupan bahkan semalam sempat menunggu Astry di asrama mereka. Ia pun menulis"Selamat jalan Kaka syg. Semalam ade ada buka akang pintu kamar pa kaka dg cry emoticon mar nda ada ke kak."


Dari Facebooknya diketahui Astry tak lama lagi akan diwisuda. Astry juga semasa hidupnya terlibat  dalam pelayanan. Jejaring sosial milik Astry pun dibanjiri dengan ucapan turut berduka cita dari orang-orang yang dekat dengannya. Astry ditemukan tewas dengan luka 10 tusukan di sekujur tubuhnya, Rabu (4/2/2015) sekitar pukul 07.00 Wita.

 

Dari pendalaman kasus, Polisi berhasil menangkap pelakunya. Diketahui nama pelaku yaitu  John Angga Leonardo Wayong (27). Polisi menduga kuat, tersangka berusaha menjadi pacar Astry namun ditolak.


Rabu malam akhirnya Polsek Likupang menangkap John Angga Leonardo Wayong (27) di Likupang Timur. Tertangkapnya Angga Wayong (AW) terjadi tidak sengaja.


Kapolsek Likupang, AKP Saguh Rianto menjelaskan, tertangkapnya tersangka John Angga Leonardo Wayong berawal dari laporan warga ada pria mencurigakan di Desa Purisan. Lalu pihak kepolisian langsung menuju persembunyian pelaku dan langsung menggrebeknya. Saat ditangkap, tersangka tidak bisa menunjukkan identitas. Tersangka juga tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan sepeda motornya.

 

Akhirnya polisi membawanya ke Polsek Likupang untuk di interogasi. Selama interogasi, ia tak mengakui memiliki keterkaitan dengan penemuan mayat di Tumohon . Namun saat polisi melakukan pencocokan data wajahnya di media sosial (sebagai teman Astry), dan ternyata cocok. Foto-foto tersebut yang akhirnya menjadi dasar tuduhan kepada pelaku.

 

"Tersangka belum mengungkapkan motif pembunuhan tersebut. Tapi dari keterangan sementara, korban memutuskan hubungan cinta dengan tersangka," ujar Rianto.


 

 

Sumber : indonesiarayanews.com

Editor : Bahrul





 

.