Kendaraan Plat Merah Harus Uji Berkala

  ©Trans Bogor/Dimas Fery
Kasi Uji Kendaraan DLLAJ Kabupaten Bogor, Muslim Akbar

DLLAJ : “Semua harus melakukan pengujian berkala selama enam bulan sekali.”


Trans Bogor - Setiap kendaraan yang mempunyai Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat wajib melakukan Pengujian berkala kendaraan bermotor.

Kendaraan bermotor yang dimaksudkan dalam UU 22 Tahun 2009, Pasal 3 ayat 1, tentang Kendaraan, Pasal 146 adalah mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan.

“Semua harus melakukan pengujian berkala selama enam bulan sekali. Kendaraan plat merah seperti ambulan, mobil pemadam kebakaran dan kendaraan bak sampah, harus uji kendaraan,” ujar Kasi Uji Kendaraan DLLAJ Kabupaten Bogor, Muslim Akbar kepada Trans Bogor, kemarin.

Pengujian, kata Muslim,  dilakukan dengan melihat beberapa indikator daripada kelayakan jalan kendaraan.

“Jika merasa kendaraan ada kerusakan, maka kendaraan akan kami periksa dan hasilnya kami beritahu ke pemilik kendaraan. Jika ada yang rusak, kami meminta ke pemilik kendaraan untuk memperbaiki. Kalau tidak diperbaiki, maka kendaraan tersebut tidak layak jalan,” terang Muslim.

Ia menruskan, dalam Uji Mekanik Kendaraan Bermotor, ada  beberapa item yang akan diperiksa dalam pengujian kendaraan sesuai UU No. 22, pasal 54, ayat 3, meliputi  emisi gas buang, tingkat kebisingan, kemampuan rem utama, kemampuan rem parkir, kuncup roda depan, akurasi alat penunjuk kecepatan dan kedalaman alur ban.

“DLLAJ adalah kepanjangan tangan dari Ditjen Perhubungan Darat. Tujuan dari pengujian kendaraan adalah demi keselamatan. Makanya kami tidak terpengaruh apakah kendaraan itu plat hitam, kuning atau merah. Semua harus pengujian selama masuk lima kategori sebagai mobil penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan,” tegasnya.


 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Arifin Al Jawi

 

.