Polres Bogor Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Jakarta

  Transbogor.co/Dzulfikar
AKP Yuni Purwanti, Kasat Narkoba Polres Kabupaten Bogor

Kasat Narkoba Polres Kabupaten Bogor : “Kami sangat serius menanggulangi peredaran Narkoba di Kabupaten Bogor.”


Trans Bogor - Satuan Narkoba Polres Kabupaten Bogor kembali berhasil menangkap satu orang diduga pengedar Narboba asal Jakarta, Rabu, (11/2/2015), setelah 4 hari lalu menangkap jaringannya di Parung Bogor, Jawa Barat.

"DPO inisial PY sudah kita tangkap tadi malam di Jakarta," ujar Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Yuni Purwanti pada transbogor.co dikantornya, Rabu, (11/2).

PY (39) adalah warga Kp. Rambutan, Jakarta Timur yang terdeteksi menyebarkan jaringan bisnis peredaran narkobanya di wilayah Bogor. Saat ditangkap, PY kedapatan memiliki 2 amplop putau.

"Barang bukti yang kita amankan hanya 2 amplop putaw, karena selebihnya sudah habis terjual," kata Yuni.

Penangkapan PY dijelaskan oleh Yuni sebagai pengembangan dari penangkapan seorang pengedar narkoba asal Depok, Bogor - Jawa Barat, berinisial JG (38) di Jl. Raya Parung, Bogor (7/2/2015).

"Ini jaringan Jakarta ya. Pengembangan dari JG yang kami tangkap di Jl. Raya Parung empat hari lalu," ujar Yuni.

Penangkapan JG yang berlangsung siang hari tersebut diberitakan sempat menjadi menjadi tontotan warga karena pada saat penangkapan, Pimpinan Satuan Narkoba Polres Bogor, AKP Yuni juga turun kelapangan.

"Kami tangkap siang, rame orang pada nonton. Mungkin mereka kira itu keributan istri dengan suaminya yang selingkuh," candanya.

Sebelum ditangkap, Yuni menjelaskan bahwa pihaknya telah mengintai JG selama 4 hari. Saat JG diduga hendak melarikan diri ke Jakarta, tim nya segara membekuk JG dalam perjalanan ke Jakarta.

"Udah DPO 4 hari kita intai. YBS juga nomaden. Saat hendak kabur ke Jakarta ya kita tangkaplah di tengah jalan sebelum dia sampai di Jakarta."

Saat ditangkap, JG kedapatan membawa sejumlah Narkoba jenis Shabu, Putau dan Ganja yang akhirnya diamankan petugas sebagai barang bukti.  "Ada 13 gram Shabu, 5 ampel Ganja, 1 paket putau dan 1 timbangan" jelas Yuni.

Kini tersangka JG dan PY mendekam di jeruji tahanan Polres Kabupaten Bogor. Yuni memastikan pada transbogor.co bahwa pihaknya sangat serius menanggulangi peredaran Narkoba di Kabupaten Bogor. Kasus peredaran narkoba jaringan Jakarta yang melibatkan JG dan PY pun terus dikembangkan.

"Kami masih mau kembangkan (penyelidikan) jaringan Jakarta ini," pungkasnya.

Akibat perbuatannya itu, PY dan JG terancam pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.


 

Penulis : Dzulfikar

Editor : Arifin Al Jawi

.