4 Tahun Vakum, Dewan Kesenian Diaktifkan Kembali

  Ā©Transbogor.co/Dimas Fery
Sekretaris Dewan Kesenian Kabupaten Bogor, Bambang Sumatri

Budayawan : “Kami  sebagai seniman dan budayan terpanggil untuk membangkitkan kembali Dewan Kesenian. Minggu lalu, sekitar 60 seniman dan budayawan mengadakan sarasehan dan membentuk struktur kepengurusan baru DK.”


Trans Bogor - Dewan Kesenian (DK) Kabupaten Bogor diaktifkan lagi, yang sebelumnya sempat vakum selama 4 tahun. Para punggawa dari wadah perkumpulan para seniman dan budayawan yang berdiri sejak tahun 2008 ini, rupanya menyesali atas kevakumannya DK.

Pasalnya, paska vakumnya Dewan Kesenian tersebut dapat dibilang kegiatan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Bogor, sangat kurang. Untuk itu para pegiat budaya yang bersatu dalam Dewan Kesenian akan menghidupkan seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Menurut Seketaris DK, Bambang Sumatri kepada Transbogor.co, Minggu (15/2), vakumnya DK diakibatkan kurangnya komunikasi dari para anggotanya.“Tidak ada kepentingan pribadi. Hanya para anggotanya kurang komunikasi satu sama lainnya. Disamping kesibukan dari para pengurus sehingga Dewan Kesenian seperti jalan ditempat,” kilah Bambang.

Ia menceritakan, dahulu Dewan Kesenian dibentuk karena sudah diplot untuk memenuhi kebutuhan para seniman dan budayawan yang sangat mendesak. “Dewan Kesenian dulu hanya sekedar mencatat nama-nama saja. Akibatnya kami tidak tahu strukturnya, satu sama lain tidak saling mengenal. Kami juga tidak punya data base sama sekali,” tandasnya.

Tapi itu semua, terusnya bukan kesalahan Ketua Umum. “Ini kesalahan kami semua, para seniman dan budayawan,” paparnya.

“Kami  sebagai seniman dan budayan terpanggil untuk membangkitkan kembali Dewan Kesenian. Minggu lalu, sekitar 60 seniman dan budayawan mengadakan sarasehan dan membentuk struktur kepengurusan baru DK. Mudah-mudahan, DK yang baru ini bisa menampung aspirasi dari seniman dan budayawan. Sehingga seni dan budaya di Kabupaten Bogor, bisa menggeliat,” katanya.

Sementara itu, diketahui, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Rahmat pernah mengatakan kepada Transbogor.co, bahwa membuka peluang bahkan mempersilahkan untuk para seniman dan budayawan untuk bekerjasama agar kebudayaan di Kabupaten Bogor lebih semarak. Dan untuk gedung kesenian yang dipunyai Disbudpar meminta kepada seniman dan budayawan untuk dipergunakan dan diaktifkan kembali dengan kegiatan-kegiatan kebudayaan.


 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Arifin Al Jawi

.