9 Orang Siswa SMP Pelaku Tawuran Dicokok Polisi

  Ā©Transbogor.co/Dzulfikar
Sembilan siswa SMP ditangkap polisi dan digelandang ke Polres Bogor

Polres Bogor : “Banyak tadi, campuran sekolah mana mana, tapi yang berhasil kita tangkep sih 9 orang.”


Transbogor.co - Sembilan dari puluhan orang siswa SMP dan SMA yang terlibat tawuran di pertigaan lampu merah Cibinong, Jalan Raya Bogor, Kabupaten Bogor, tertangkap petugas Dalmas dan Shabara yang sedang berpatroli.

"Iya tu yang kita tangkep sih 9 orang," kata anggota Dalmas Bripda Tommy pada transbogor.co, di kantor Polres Bogor (20/2/2015).

"Banyak tadi, campuran sekolah mana mana, tapi yang berhasil kita tangkep sih 9 orang," tambahnya lagi.

Tommy menjelaskan, bahwa sebelum kejadian, pihaknya memang telah melihat gerombolan remaja berpakaian sekolah di sekitar lokasi kejadian. Tidak disangka gerombolan tersebut ternyata hendak melangsungkan tawuran. Aksi kejar-kejaran pun terjadi antara pelajar dengan warga disekitar lokasi.

"Kita sebenernya ngeliat gerombolan anak SMP dan SMA. Kirain biasa mau nunggu bis. Ternyata sepulang kita isi bensin, mereka lagi dikejar-kejar warga," kata Tommy menceritakan kronologi kejadian.

Sontak, Tommy dan 7 anggota Dalmas serta Shabara Polres Bogor yang sedang berpatroli langsung membekuk para pelajar tersebut dan berhasil menangkap 9 siswa SMP sedangkan siswa SMA yang juga diduga terlibat tawuran tidak berhasil ditangkap.

"Ya, kita dibantu warga amankan 9 anak ini. Anak-anak SMA nya gak berhasil kita tangkap," kata Tommy.

Para pelajar tersebut, langsung digelandang ke Polres Bogor untuk didata dan dibina. Aparat juga telah menghubungi pihak keluarga dan perwakilan sekolah untuk segera menjemput kesembilan siswa tersebut.

"Keluarga udah kita hubungi untuk jemput mereka hari ini. Kalo pihak sekolah sekarang lagi coba kita hubungi," kata Tommy.

Kesembilan siswa SMP tersebut, diketahui berasal dari SMP Pakuan, SMP 2 Sukaraja dan SMP JJJ.

"Itu ada dari Pakuan, 2 Sukaraja dan kalo gak salah tripel J," ungkap Tommy.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita beberapa buah mistar besi dan satu buah sangkur sebagai barang bukti.

"BB ada mistar ama sangkur," tutur Tommy.

Kapolres Bogor dan Ka SPK Polres Bogor belum bersedia memberi keterangan terkait peristiwa ini karena belum ada laporan tertulis pada mereka perihal penangkapan siswa SMP di wilayah tugasnya.


 

Penulis : Dzulfikar

Editor : Arifin Al Jawi

.