Gagal Panen Penyebab Harga Beras Tinggi

©bandarlampungku.com
Ilustrasi

Diskoperindag : “Iya sekarang lagi banyak yang naik, hampir semua bahan pokok akibat musim penghujan kemarin yang mengakibatkan gagal panen.”


Transbogor.co – Salah satu kebutuhan pokok paling vital yaitu beras kini naik hingga dikisaran Rp 10 ribu, per liter. Penyebab kenaikan tersebut diterangkan oleh Diskoperindag Kabupaten Bogor, dikarenakan banyak petani yang gagal panen karena musim penghujan.

"Iya sekarang lagi banyak yang naik, hampir semua bahan pokok akibat musim penghujan kemarin yang mengakibatkan gagal panen," kata Yatirun, Kasi Perdagangan Dalam Negeri, Senin, (23/02/15), dikantornya.

Untuk beras kelas medium, dirinya mengatakan mengalami kenaikan hingga 20 persen. "Harga beras awalnya Rp.6 ribu sampai Rp.7 ribu, sekarang naik hingga Rp.10 ribu per liter, kenaikan pun disebabkan pengiriman yang lama membuat stock kosong," ungkapnya.

Selain itu, para petani sudah banyak yang menggunakan oven, dan membuat biaya produksinya semakin meningkat. Akibatnya harga jual pun ikut tinggi.

"Kita mengambil beras dari pasar induk Cipinang, itu pun berkurang, disana hanya memasok seribu ton perbulannya, peninjauan akan terus ddilakukan, kordinasi dengan bulog pun sudah dilakukan, kita harapkan harga segera turun," harapnya.


 

Penulis : Arief

Editor : Arifin Al Jawi

.