LBH Himbau Kontrol Kinerja Plt Ketua KPK

©beritaprima.com
Tiga Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

LBH Jakarta : “Kita harus mengawal dan mengontrol bersama langkah-langkah Plt KPK.”


Transbogor.co - LBH menghimbau agar pengawalan dan kontrol terhadap kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus dilakukan bersama-sama.

"Kita harus mengawal dan mengontrol bersama langkah-langkah Plt KPK," kata Kepala Bidang Penanganan Kasus LBH Jakarta, Muhammad Isnur pada Transbogor.co, (22/2/2015).

Sebelumnya, telah ramai pemberitaan media massa, berisikan kekecewaan beberapa kalangan terhadap pernyataan Plt KPK Taufiequrrahman Ruki yang terkesan melemahkan KPK. Pernyataan yang disebut-sebut seolah pro koruptor itu pun ditanggapi senada oleh Isnur.

"Tapi statement Pak Ruki di Mabes mengecewakan," kata Isnur.

Taufiequrachman Ruki tercatat pernah menjadi Ketua KPK pada 2003 dan pada masa kepemimpinannya, KPK tercatat lemah menghadapi kasus korupsi yang melibatkan polri. Ruki yang juga lulusan terbaik Akademi kepolisian (Akpol) 1971 dan tercatat lulus dari PTIK dengan peringkat 4 terbaik ini dikhawatirkan lemah dalam menindak kasus yang melibatkan korp tri brata.

Kepimpinan Ruki di KPK kini adalah atas penunjukan Presiden Jokowi usai memberhentikan sementara ketua KPK sebelumnya yakni Abraham Samad dan Bambang Widjojanto yang berstatus tersangka di Bareskrim Mabes Polri atas kasus-kasus masa lalu sebelum keduanya menjabat di Komisi Anti Rasuah.

Meski dipandang miring oleh para pendukung KPK, Ruki juga seperti mendapat sambutan hangat dari dalam instistusi pemberantas korupsi itu. Hal tersebut tersirat pada pernyataan Kepala Bidang Publikasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, yang tampak menaruh harapan baru dengan kehadiran Ruki di Kuningan.

"Dengan komposisi lengkap, diharap gerak KPK dalam pemberantasan korupsi menjadi kembali normal," harap Priharsa beberapa waktu lalu.


 

Penulis : Dzulfikar

Editor : Arifin Al Jawi

.