Polres Bogor Tangkap 5 Pengedar Narkoba

  Ā©Transbogor.co/Arief
Lima pelaku pengedar narkoba yang diciduk Kepolisian Polres Bogor, Selasa, (24/2/2015)

Kapolres Bogor : “Kabupaten Bogor merupakan surganya para pengedar, karena sebagai jalur perbatasan antara Bekasi, Depok, Jakarta, serta Banten.”


Transbogor.co - Satuan narkoba Polres Bogor berhasil menciduk lima tersangka pengedar narkoba dilingkungan hukum kepolisian Polres Bogor, Selasa, (24/02/15).

AKBP Sonny Mulvianto, Kapolres Bogor menuturkan, pihaknya mennciduk lima tersangka pengedar narkoba jenis shabu, ganja, dan putau. Mereka diketahui kerap mengedarkan barang haram di wilayah Kabupaten Bogor.

"Kabupaten Bogor merupakan surganya para pengedar, karena sebagai jalur perbatasan antara Bekasi, Depok, Jakarta, serta Banten," ungkapnya.

"Ke lima pelaku yakni joshua Ginting (38), Rusdi Saeful (36), Disraeli Maududi (35), Wenda Sukma (30), serta Kalkausar, masing-masing pelaku merupakan warga Kabupaten Bogor sebagai pengedar," terangnya.

Ia menjelaskan, barang bukti yang berhasil diamankan yaitu berupa shabu seberat 36,62 gram, Ganja 27,90 dan putau 0,76 gram. "Penangkapan ini selama satu bulan, bukan hanya barbukti narkoba, kitapun mengamankan satu buah alat timbang dari tangan pengedar," tambahnya.

Upaya pencegahan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Bogor terus dilakukan. "lima tersangka ini masih dikembangkan, agar nantinya bisa menangkap bandar besarnya yang diduga masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Bogor. Setiap melakukan transaksi dengan para pembelinya, para bandar ini sangat teliti, tetapi gimanapun caranya kita akan terus menangkap para pelaku," tegasnya.

Kelima tersangka tersebut, dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 111 ayat (1) UU RI. No 3 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 8 sampai 15 tahun penjara.

Joshua Ginting, salah seorang pelaku mengaku dirinya baru kali ini mengedarkan narkoba jenis shabu. "Saya baru sekali mas, cuma dapat keuntungan Rp.200 ribu," akunya.

Ketika ditanya dari mana mendapatkan barang haram tersebut, dirinya membeberkan bahwa barang shabu yang kerap dijual oleh dirinya didapat dari seseorang yang tidak dikenalnya. "Saya tidak kenal pengedar besarnya, saya ketemunya di bus metromini, saya kesehariannya supir," aku dia.


 

Penulis : Arief

Editor : Arifin Al Jawi

.