Bogor For Indonesia dalam Pesta Rakyat Bogor

  Ā©Transbogor.co/Dimas Fery
Arifin Himawan, Ketua Panitia Cap Go Meh 2015

Panitia : “Kami berharap, acara ini menjadi pengikat satu sama lainnya. Tua-muda, tanpa melihat status darimana, bisa bergembira dalam pesta rakyat.”


Transbogor.co - Panitia Cap Go Meh 2015 di Kota Bogor, berusaha merangkul partisipasi dari berbagai elemen masyarakat lintas sektoral. Untuk kali ini, tak kurang dari 10 ribu orang terlibat dalam acara yang rencananya nanti dihadiri oleh Presiden, Joko Widodo. 

Ketua Panitia Cap Go Meh 2015, Arifin Himawan mengemukakan, Cap Go Meh merupakan pesta rakyat warga Bogor, sebab yang terlibat di dalamnya terdiri dari berbagai lapisan. Dirinya berharap, hal ini bisa sebagai ajang pemersatu bangsa.

“Kami berharap, acara ini menjadi pengikat satu sama lainnya. Tua-muda, tanpa melihat status darimana, bisa bergembira dalam pesta rakyat. Kami ingin  menunjukan kebersamaan umat beragama sangat kondusif. Kecintaan dengan NKRI harga mati, tidak bisa ditawar lagi. Semua saling mengikat menjadi satu kesatuan khususnya Kota Bogor dan Indonesia. Bogor For Indonesia,” ujar Arifin Himawan pada Transbogor.co beberapa waktu lalu di Bogor. 

Sebagai warga Bogor, kata Arifin, harus bangga sebab tidak ada event sebesar Cap Go Meh 2015. “Ini event spektakuler yang pernah  diadakan di Kota Bogor. Apalagi even dihadiri oleh Presiden dan akan disiarkan secara live oleh sebuah stasiun televisi. Ini kebanggaan dan berkah bagi Kota Bogor,” urainya.

Perayaan Cap Go Meh yang direncanakan akan digelar 5 Maret mendatang disebut-sebut akan diramaikan oleh 40 komunitas atau sanggar seni dan disebar didelapan titik diantaranya Vihara Dhanagun, Hotel 1O1, depan Vihara Dharmakarya, simpang tiga Batu Tulis, seberang Bale Binarum, samping Polsek Bogor Timur dan panggung di depan Apotik Berbakti di Jalan Otista. Selain itu, 12 mobil hias , 20 tim tandu dan 35 tim Liong Barongsai diberitakan turut meramaikan acara sebagai kontribusi Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor. Pihak Kepolisian pun tercatat siap mengamankan acara rumpun thionghoa itu.

“Ada tiga klasifikasi. Pertama, pengaman khusus terkait jalur lalu lintas. Kedua, pengamanan di lokasi utama sentra kegiatan dengan pengamanan terbuka dan tertutup. “Dan ketiga, pengamanan bersifat mobile,” terang Kabag Ops Polreskot Bogor, Kompol Syahroni pada wartawan.


 

Penulis : Dimas Fery

Editor : Dzulfikar

 

.