Selidiki Bengkel Penadah Onderdil Motor Rampasan, Polisi Punya Cara Sendiri

  ©Transbogor.co/Bayu
Kasat Reskim, AKP Faisal Pasaribu saat di temui di Polres Bogor (02/03/2015)

Kasat Reskrim: “Kalo kita beritahu sama saja kita ngajarin si pelaku.”


Transbogor.co – Menyusul maraknya pencurian dengan kekerasan (Curas) pada kendaraan kendaraan bermotor, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor, AKP Faisal Pasaribu, mengaku enggan membeberkan teknis penyelidikan terhadap razia onderdil di bengkel-bengkel yang diduga menjadi penadah onderdil motor curian.

“Itu kan bentuk teknis ya. Polisi ada teknis penyelidikan tersendiri untuk mengungkap pelaku penadahan, kalo kita beritahu sama saja kita ngajarin si pelaku,” ujar Faisal pada Transbogor.co di ruangannya, Senin (2/3/2015).

 “Intinya, kepolisian  tetep melakukan pengungkapan, melalui razia kebengkel-bengkel,” imbuh Faisal.

Belum ada data yang diungkap Faisal terkait bengkel onderdil yang pernah dibekuk Reskrim Polres Bogor. Terhadap tindak kejahatan yang diduga teroganisir ini, Faisal memastikan pihaknya tengah fokus melakukan upaya-upaya penyelidikan. Kemudian, Faisal juga meminta agar masyarakat dapat bersinergi dengan kepolisian guna memberantas kejahatan yang kerap dibarengi dengan kekerasan itu.

“Intinya, teroganisir atau tidak terorganisir, masyarakat dan kepolisian harus tetap bekerja sama untuk mencegah kejahatan tersebut,” kata Faisal.

Faisal melanjutkan himbauan, bahwa pihaknya selalu dalam keadaan siaga keamanan, diharapkan agar masyarakat Kabupaten Bogor lebih berhati-hati dan memilih waktu-waktu yang aman untuk berkendara.

“Kalo pergi diatas jam 10 malam, minimal harus berdua dan hindari jalan-jalan yang sepi. Kalo mengendarai kendaraan bermotor liat-liat keadaan sekitar. kami dari kepolisian tetap melakukan  pengawasan dan pengungkapan,” tutup Faisal.


 

Penulis : Bayu

Editor : Dzulfikar

 

.