Susi Diledek Dubes Karena Hanya Berani Menenggelamkan Kapal Kecil

©kompas.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat membuka seminar peringatan 10 tahun tsunami Aceh di Bentara Budaya Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Susi Pudjiastuti : “Sejauh ini kita baru tenggelamkan di bawah 20, itu pun kata yang ngeledek masih kecil 100-200 GT (gross tonage).”


Transbogor.co - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, diledek oleh para dubes. Mereka menyatakan sang menteri hanya berani menenggelamkan kapal-kapal kecil. Ungkapkan tersebut keluar saat Susi Pudjiastuti menghadiri acara Rakernas Ditjen Perhubungan Laut, di Kemenhub, Jakarta, Senin, (2/3/2015).

"Banyak dubes-dubes yang ngejek saya tiap pertemuan, 'You do not dare, do you? You only dare to small country, not to big country'. Jadi saya agak malu-malu jawabnya, 'Yes, I will'. Sejauh ini kita baru tenggelamkan di bawah 20, itu pun kata yang ngeledek masih kecil 100-200 GT (gross tonage)," kata Susi yang langsung disambut tawa oleh para pejabat.

Untuk menunjukan keseriusannya, ia meminta pengadaan kapal Hai Fa dipercepat. Menurutnya pengadaan kapal tersebut dirasa penting karena merupakan bukti kedaulatan negara Republik Indonesia.

"Saya berharap Pak Menko membantu percepatan kapal Hai Fa. Itu saya rasa sangat penting untuk menunjukkan bukti bahwa kita ini berdaulat. Rasanya sedih deh, Pak, kalau selevel menteri will-nya tidak terpenuhi, nanti akuntabilitas sebuah negara menjadi pertaruhan. Tidak usah semua, Pak, saya hanya mau dua SILO dan satu Hai Fa supaya ada bukti bahwa kita (Indonesia) tidak pandang bulu." ujar Susi.

Ia melanjutkan, sebetulnya Susi menginginkan bisa melaksanakan eksekusi langsung, jadi tidak menunggu izin berlama-lama. “Cuma exercise ini masih belum ada yang berani. PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) tidak berani, Angkatan Laut tidak berani, kemudian KPLP (Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai) tidak bisa karena harus ada PSDKP," ucap Susi.

"Jadi mungkin suatu saat kita harus exercise patroli bersama. Tapi jangan patroli bersama, nanti malah bocor ya, Pak (Jonan)," kata Susi sembari tertawa.


 

Sumber : kompas.com

Editor : Bahrul

.