Wahhh, Gunung Putri jadi Arena Tawuran Pilihan

©radarbolmongonline
ilustrasi

Hafids: “Itu sekolah yang tawuran itu bukan sekolah  sini,  jadi Gunung Putri ini adalah tempat ajang doang"


Transbogor.co – Wakapolsek Gunung Putri, AKP Hafids memastikan bahwa tawuran yang terjadi wilayahnya bukanlah pelajar yang sekolah di Kecamatan Gunung Putri melainkan pelajar dari sekolah Cibinong.

Hal tersebut diketahui dari pengakuan para pelajar kepada polisi saat dimintai keterangannya di Kantor Polsek Gunung Putri. Bahkan Gunung Putri hanya dijadikan sebagai arena untuk tawuran.

“Itu sekolah yang tawuran itu bukan sekolah  sini,  jadi gunung putri ini adalah tempat ajang doang." ujar Hafids, pada transbogor.co dikantornya, Kamis (5/3/2015).

Diceritakan Hafids, beberapa tahun yang lalu juga pernah ada kejadian dan menewaskan satu orang. Dilanjutaknnya, bahwa sudah tiga tahun terakhir ini Gunung Putri dijadikan sebagai ajang atau tempat tawuran bagi para pelajar Cibinong, Cileungsi dan Citeurup.

“Dulu ada satu orang mati, tujuh orang tersangka masih diproses, dan sekarangpun masih di LP (lembaga permasyarakatan)," ingatnya.

Para pelajar kini diamankan itu, didominasi oleh kelas satu dan dua. Bahkan, ada dua orang senior yang sudah  tamat dari sekolah tersebut. Kedua orang inilah yang diduga sebagai inisiator aksi perang-perangan yang mematikan itu.

“Kelas dua dan tiga, bahkan yang kami tangkap dua orang senior sudah keluar sekolah. Maksudnya, mereka yang memotori dan bahkan mereka yang membawa senjata tajam,” terang Hafids.


 

Penulis: Yusnirocu

Editor: Dzulfiqar

.